KALBAR SATU ID – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Muhajirin Yanisari, M.Pd.I, menghadiri kegiatan Coffee Morning Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Kalimantan Barat dengan tema Masterplan Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia (MEKSI) Nasional dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Syariah 2025–2029 Menuju Anugerah Adinata Syariah 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Bank Kalbar, Kamis (8/1/2026) pagi.
Gubernur Kalimantan Barat H. Ria Norsan, selaku Ketua KDEKS Provinsi Kalimantan Barat, hadir dan memberikan arahan. Ria Norsan menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi forum diskusi strategis untuk mendorong kemajuan ekonomi dan perbankan syariah di Kalimantan Barat.
“Pengembangan ekonomi dan perbankan syariah sangat bergantung pada komitmen kita bersama. Bagaimana kita mengelola usaha ada pada diri kita sendiri. Jika kita ingin maju, maka harus dikelola dengan baik agar menghasilkan manfaat dan kemaslahatan bagi umat,” katanya.
Dengan diskusi seperti ini, sambung Ria Norsan, ke depan Bank Syariah kita akan semakin maju dan masyarakat akan semakin banyak menabung di Bank Syariah Kalimantan Barat.
Dalam sesi diskusi, Kakanwil Kemenag Kalbar Muhajirin Yanis menyampaikan dukungan Kementerian Agama terhadap penguatan ekonomi syariah, khususnya melalui peran pondok pesantren dan pengembangan wisata halal.
Ia mengungkapkan bahwa di Kalimantan Barat terdapat lebih dari 300 pondok pesantren, termasuk beberapa pesantren yang akan diaktifkan kembali sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi syariah.
“Terkait wisata halal, pada dasarnya seluruh wilayah Kalimantan Barat sudah halal, tinggal pengakuan dan penguatannya saja,” jelas Muhajirin.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala OJK Kalimantan Barat Rochma Hidayati, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cabang Kalimantan Barat, Direktur Utama Bank Kalbar H. Rokidi, Komisaris Utama Bank Kalbar, Direktur Eksekutif KDEKS Prof. Dr. H. Eddy Suratman, NHF dan Rasiam, pimpinan BAZNAS, pimpinan BWI, unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Kalbar H. Mi’rad, S.Ag., M.AP, serta Denni Apriadi, S.Sos, Sekretaris Satgas Halal Kalbar.
Tinggalkan Balasan