
KALBAR SATU ID, BISNIS – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Sabtu, 10 Januari 2026 terpantau bergerak stabil dengan kecenderungan menguat tipis.
Di pasar spot, kurs USD/IDR berada di level sekitar Rp 16.842,7 per dolar AS, sedikit lebih kuat dibanding penutupan sebelumnya yang berada di kisaran Rp 16.847,3 per dolar.
Penguatan tipis tersebut mencerminkan pergerakan minus sekitar 0,03 persen terhadap dolar AS. Meski tak signifikan, fluktuasi ini menunjukkan respons pasar yang masih berhati-hati terhadap sentimen ekonomi global. Sepanjang sepekan terakhir, rupiah bergerak dalam rentang Rp 16.700 hingga Rp 16.850 per dolar AS.
Baca juga : Harga Emas Antam 10 Januari 2026 Stabil di Sekitar Rp2,5–2,6 Juta/Gram
Pelaku pasar menilai, meredanya volatilitas di awal pekan turut membuat perdagangan kurs cenderung terbatas. Faktor eksternal seperti rilis data ekonomi Amerika Serikat serta arah kebijakan moneter The Fed disebut masih menjadi penentu dominan dalam pergerakan dolar terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
Sementara itu, Bank Indonesia diperkirakan terus menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi terukur di pasar valas dan obligasi jika diperlukan. Bagi sektor riil, pergerakan rupiah di zona tersebut dinilai masih memberi ruang bagi pelaku usaha impor maupun ekspor untuk melakukan penyesuaian strategis.
Hingga akhir perdagangan harian, kurs rupiah diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp 16.790 – Rp 16.870 per dolar AS, dengan pasar menunggu arah baru di pembukaan pekan depan.
Tinggalkan Balasan