KALBAR SATU ID, BISNIS – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada Sabtu, 7 Maret 2026, terpantau masih berada di kisaran Rp16.800 per dolar AS. Meski tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan hari sebelumnya, rupiah tetap bergerak fluktuatif mengikuti perkembangan pasar global.
Berdasarkan data referensi kurs dari Bank Indonesia, nilai tukar dolar terhadap rupiah masih menunjukkan tekanan moderat. Pada perdagangan terakhir, dolar AS berada di sekitar Rp16.800 hingga mendekati Rp16.900 per dolar, mencerminkan kuatnya posisi mata uang Amerika Serikat di pasar internasional.
Penguatan dolar global masih dipengaruhi oleh ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat yang cenderung mempertahankan suku bunga pada level tinggi. Kondisi tersebut membuat dolar tetap diminati investor sebagai aset yang relatif aman di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Sementara itu, pergerakan rupiah dalam sepekan terakhir tercatat berada dalam rentang yang tidak terlalu lebar. Fluktuasi yang terjadi dinilai masih wajar dan menunjukkan bahwa pasar valuta asing domestik tetap stabil meskipun terdapat tekanan dari faktor eksternal.
Dari sisi dalam negeri, fundamental ekonomi Indonesia masih menjadi penopang stabilitas rupiah. Inflasi yang relatif terkendali serta aktivitas perdagangan yang tetap berjalan baik membantu menjaga pergerakan nilai tukar agar tidak mengalami pelemahan yang lebih tajam.
Para analis memperkirakan pergerakan rupiah pada akhir pekan ini cenderung terbatas karena aktivitas perdagangan pasar yang tidak seaktif hari kerja. Namun demikian, pelaku usaha dan masyarakat tetap disarankan untuk memantau perkembangan kurs secara berkala, terutama bagi yang memiliki kebutuhan transaksi dalam mata uang dolar AS.



