KALBAR SATU ID – Bupati Kubu Raya Sujiwo mengapresiasi kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Rasau Jaya. Pasalnya, Musrenbang dihadiri lengkap seluruh unsur pimpinan daerah. Hal itu membuat Musrenbang Rasau Jaya terasa berbeda, bahkan Bupati Sujiwo menyebutnya sebagai forum yang “sangat spesial”, yang menyimbolkan kuatnya kolaborasi membangun daerah.
“Musrenbang di Rasau Jaya ini sangat spesial menurut saya. Saya ini ikut Musrenbang sejak tahun 90-an, dan jarang sekali ada Dandim gabung, Pak Kapolres ikut gabung. Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat bagi masyarakat,” kata Sujiwo.
Ia menjelaskan secara umum Kecamatan Rasau Jaya tidak lagi dihadapkan pada persoalan besar infrastruktur. Pembangunan jalan poros hampir seluruhnya rampung, sehingga fokus ke depan lebih diarahkan pada penyelesaian jalan lingkungan.
“Kalau Rasau Jaya ini sebenarnya sudah tidak terlalu banyak persoalan infrastruktur. Jalan poros hampir semua tuntas, tinggal jalan lingkungan. Itu pun saya yakin tahun 2028 sudah bisa tuntas semuanya,” sebutnya.
Namun demikian, Sujiwo meminta masyarakat untuk bersabar karena pemerintah daerah masih memprioritaskan penyelesaian infrastruktur strategis yang berdampak luas terhadap konektivitas dan pertumbuhan ekonomi.
“Makanya saya minta bersabar dulu masyarakat, karena kita masih fokus yang jalan porosnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sujiwo menegaskan bahwa Musrenbang tidak semata membahas pembangunan fisik, tetapi mencakup seluruh sektor pembangunan daerah, mulai dari ekonomi kerakyatan, pelayanan sosial dasar, hingga peningkatan daya saing.
“Musrenbang ini bukan hanya bicara tentang infrastruktur, tapi semua sektor. Hanya memang infrastruktur ini yang mandatory spending-nya paling besar,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah pusat mengamanatkan alokasi anggaran infrastruktur minimal 40 persen dari APBD. Hal tersebut sejalan dengan aspirasi masyarakat Kubu Raya berdasarkan hasil survei pemerintah daerah.
“Linier juga dengan hasil survei kami, sebesar 53 persen masyarakat Kabupaten Kubu Raya menginginkan persoalan infrastruktur segera dituntaskan,” ungkap Sujiwo.
“Dengan kolaborasi lintas sektor yang semakin solid dan arah pembangunan yang kian terukur, Musrenbang diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan pembangunan yang merata, berdaya saing, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Kubu Raya,” lanjutnya.






