IPM Meningkat, Ekonomi Tumbuh, Sujiwo Targetkan Pengangguran Kubu Raya Terus Turun

IPM Meningkat, Ekonomi Tumbuh, Sujiwo Targetkan Pengangguran Kubu Raya Terus Turun
IPM Meningkat, Ekonomi Tumbuh, Sujiwo Targetkan Pengangguran Kubu Raya Terus Turun. Foto/istimewa.

KALBAR SATU ID – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Kubu Raya terus naik sementara angka kemiskinan menunjukkan tren penurunan. Namun di balik capaian itu, Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan masih ada pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan, yakni pengangguran terbuka.

Sujiwo mengungkapkan hal itu berdasarkan rilis dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang memaparkan sejumlah indikator makro pembangunan daerah Kubu Raya yang menunjukkan tren positif. Meskipun, ada tantangan baru berupa naiknya angka pengangguran terbuka walaupun tergolong sangat kecil.

Bacaan Lainnya

“Angka pengangguran terbuka naik 0,0 sekian persen. Meski sangat kecil, ini tetap menjadi tantangan,” ujar Sujiwo usai menghadiri Upacara Peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Kantor Camat Sungai Kakap, Kamis (15/1/2026).

Menurut Sujiwo, peningkatan angka pengangguran terbuka tidak lepas dari beberapa faktor, di antaranya penutupan pusat perbelanjaan Transmart serta berhentinya operasional salah satu perusahaan perkebunan di Kubu Raya.

“Nah, saya minta kepada jajaran saya, ayo kita kawal data yang sudah disuguhkan oleh BPS,” tegasnya.

Sujiwo menekankan pentingnya menjadikan data resmi BPS sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan dan strategi penanganan ketenagakerjaan di daerah. Lebih lanjut, dirinya menjelaskan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya saat ini tengah fokus merealisasikan jalan poros ekonomi. Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi pengungkit utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperbaiki berbagai indikator makro.

“Tujuannya supaya indikator-indikator makro, mulai dari laju pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan, angka pengangguran, indeks pembangunan manusia, dan lain sebagainya bisa bergerak sesuai harapan,” jelasnya.

Dirinya mengakui hingga saat ini penyelesaian jalan poros ekonomi masih dalam persentase yang relatif rendah. Namun, meskipun rendah, dampak positifnya sudah mulai terlihat pada sejumlah indikator pembangunan daerah.

“Bayangkan, kita baru menyelesaikan jalan poros dengan persentase yang masih sangat rendah, tapi laju pertumbuhan ekonomi sudah naik, angka kemiskinan sudah turun, dan indeks pembangunan manusia juga meningkat,” katanya.

Dengan fondasi pembangunan yang mulai terbentuk, Sujiwo menyatakan optimismenya terhadap kinerja ekonomi Kubu Raya ke depan.

“Kami meyakini seiring berlanjutnya pembangunan infrastruktur dan penguatan sektor ekonomi, indikator-indikator makro daerah pada tahun ini akan menunjukkan perbaikan yang lebih signifikan dan merata,” tuturnya.

Ikuti GOOGLE NEWS atau Join Channel TELEGRAM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan