Sujiwo Ajak Masyarakat Jaga Kualitas Jalan

Sujiwo Ajak Masyarakat Jaga Kualitas Jalan
Sujiwo Ajak Masyarakat Jaga Kualitas Jalan. Foto/istimewa.

KALBAR SATU ID — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya fokus menjaga infrastruktur jalan yang telah dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sebab, kualitas jalan dari dana APBD tidak sama dengan jalan yang menggunakan pembiayaan dengan spesifikasi konstruksi lebih tinggi, misalnya dari dana program Inpres Jalan Daerah (IJD), Dana Bagi Hasil (DBH), maupun Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Kalau high spec, mau 18 ton pun aman. Seperti jalan IJD, Inpres Jalan Daerah, Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Khusus, itu speknya high spec,” kata Bupati Kubu Raya Sujiwo di Desa Kuala Mandor B, Kecamatan Kuala Mandor B, Jumat (16/10/2026).

Bacaan Lainnya

Sujiwo menjelaskan jalan yang dibangun menggunakan APBD harus menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

“Kalau jalan yang kita bangun menggunakan APBD Kubu Raya, kita ambil menengah kualitasnya. Kenapa? Karena memang duitnya enggak ada,” ujarnya.

Menurut Sujiwo, persoalan tersebut menjadi tantangan besar karena panjang jalan poros yang harus ditangani Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mencapai sekitar 664 kilometer.

“Panjang jalan poros di Kubu Raya itu sama dengan dari sini menuju Kapuas Hulu, kurang lebih 664 kilometer. Coba bayangkan,” ucapnya.

Dengan kondisi itu, pemerintah daerah dituntut tidak hanya membangun infrastruktur baru, tetapi juga memastikan jalan yang sudah dibangun dapat bertahan selama mungkin. Sujiwo mengaku selama ini harus berupaya keras mencari sumber pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur di Kubu Raya. Bahkan, ia menyebut harus proaktif mendatangi pemerintah pusat untuk memperjuangkan dukungan anggaran.

“Saya bela-belain ‘ngamen’, ‘ngemis’ ke Jakarta sana cari duit untuk bangun, untuk membangun jalan di seluruh Kubu Raya ini,” ungkapnya.

Selain menjaga ketahanan jalan, lebih jauh Sujiwo juga ingin kawasan Kuala Mandor B tampil lebih tertata. Ia berencana kembali memasang lampu hias di sepanjang kawasan tersebut.

“Saya sudah minta tolong Pak Darwis (DPRD Provinsi) nanti untuk segera dieksekusi,” ujarnya.

Sujiwo berharap pembangunan infrastruktur dan aktivitas ekonomi dapat berjalan beriringan.

“Jalan yang terpelihara akan membuat mobilitas masyarakat tetap lancar, sekaligus menjaga manfaat pembangunan agar dapat dirasakan dalam waktu yang lebih panjang,” tutupnya.

Ikuti GOOGLE NEWS atau Join Channel TELEGRAM

Pos terkait