KALBAR SATU ID – Sujiwo menegaskan pentingnya membangun kedekatan emosional antara pemerintah dan masyarakat sebagai kunci keberhasilan program pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan Safari Ramadan, Senin (23/2/2026), di Masjid Al-Muhajirin, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya.
Kegiatan Safari Ramadan itu dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga dari berbagai kalangan. Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Sujiwo menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan ruang untuk membangun ikatan emosional yang kuat dengan masyarakat.
“Kami ingin ada kedekatan emosional antara pemerintah dan masyarakat. Kalau sudah ada ‘klik’, komunikasi dan kerja sama akan lebih mudah dan nyaman,” ujarnya.
Menurutnya, hubungan yang selaras akan mempermudah pemerintah dalam menjalankan berbagai program pembangunan yang membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Ia juga menekankan bahwa kehadiran pemerintah di tengah warga menjadi kesempatan untuk melihat langsung kondisi lingkungan serta fasilitas umum yang ada.
Pada kesempatan tersebut, pemerintah daerah menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat dan memberikan dukungan anggaran untuk pembangunan masjid. Sujiwo menyebutkan total bantuan yang terkumpul untuk Masjid Al-Muhajirin mencapai ratusan juta rupiah, bersumber dari APBD, dukungan pribadi, serta kontribusi dari Bank Kalbar.
*Tinjau Pasar Murah dan Operasi LPG Bersubsidi*
Usai Safari Ramadan, Sujiwo melanjutkan agenda dengan meninjau pelaksanaan Pasar Murah dan Operasi Pasar LPG 3 kilogram bersubsidi di Desa Parit Baru. Program ini bertujuan mengendalikan inflasi daerah, menjaga stabilitas harga bahan pokok, serta membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di bawah harga pasar.
Pemerintah daerah menyediakan 5.500 paket sembako untuk sembilan kecamatan, dengan 300 paket dialokasikan khusus bagi Desa Parit Baru. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula pasir 1 kilogram. Pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp21.000 per paket sehingga masyarakat cukup membayar Rp95.000.
Selain itu, operasi pasar LPG 3 kilogram bersubsidi juga digelar untuk menata distribusi dan memastikan harga tetap sesuai ketentuan. Pada tahap kedua ini disediakan 14.560 tabung, dengan 560 tabung didistribusikan di Desa Parit Baru. Sebagian besar pasokan disalurkan selama Ramadan dan sisanya menjelang Hari Raya Idulfitri.
Sujiwo menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus hadir memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat, termasuk penataan pasar dan distribusi kebutuhan pokok.
“Kami ingin menjaga kepercayaan masyarakat dengan bekerja maksimal bersama seluruh jajaran pemerintah daerah serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak,” tegasnya.






