KALBAR SATU ID – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Syariah IAIN Pontianak sukses menyelenggarakan kegiatan akademik dan studi komparatif bertajuk “Borneo Research Program”. Kegiatan ini berlangsung pada 25–28 November 2025. Dipusatkan di Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS), Kuching, Malaysia.
Program ini bertujuan memperluas wawasan keilmuan mahasiswa Fakultas Syariah. Selain itu, memperdalam kajian komparatif lintas budaya dan hukum. Selanjutnya, merintis jaringan kerja sama akademik yang lebih kuat dengan pihak UNIMAS. Kegiatan ini melibatkan peserta dari DEMA serta perwakilan mahasiswa Fakultas Syariah. Mereka mengikuti rangkaian presentasi ilmiah riset Borneo serta visiting class bersama akademisi UNIMAS.
Rangkaian kegiatan “Borneo Research Program” juga menjadi bagian penting dalam menjaga eksistensi dan kapasitas akademik mahasiswa sebagai calon intelektual muda.
Wakil Dekan I Fakultas Syariah, Ardiansyah, S.S., M.Hum., mengapresiasi penuh terselenggaranya program ini.
“Borneo Research Program merupakan program terbaik yang pernah saya jumpai yang diselenggarakan oleh mahasiswa. Program ini memberikan pengalaman ilmiah yang sangat besar bagi mahasiswa, khususnya bagi mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Pontianak. Mereka dapat merasakan langsung perbedaan budaya akademis, masyarakat, suasana pembelajaran di kelas, hingga pelayanan dan infrastruktur bertaraf internasional. Pengalaman ini meningkatkan disiplin, tanggung jawab, apresiasi, bahkan toleransi terhadap perbedaan budaya,” ujarnya.
Ketua DEMA Fakultas Syariah 2025–2026, Ferry Harry Haswin, juga menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai poros penggerak perubahan.
“Mahasiswa harus mampu menjaga dan mengembangkan nilai-nilai akademik untuk mempertajam daya kritis. Kalimantan Barat membutuhkan generasi yang siap membawa perubahan melalui kemampuan analitis dan karakter yang kuat,” ungkapnya.
Melalui program ini, DEMA Fakultas Syariah berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu hukum dan sosial berbasis komparasi regional. Selain itu, memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan berwawasan global.






