KALBAR SATU ID – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pasaman Barat kembali membuktikan komitmennya melalui aksi nyata tanggap bencana. Setelah melaksanakan rangkaian kegiatan bantuan intensif kepada korban bencana alam dari tanggal 13 hingga 25 Desember 2025, Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Pasaman Barat, Dr. Suharjo, M.Pd., bersama Barisan Ansor Serbaguna (Bagana Banser), menerima penghargaan langsung dari Bupati Pasaman Barat, Yulianto, S.H., MM. Penghargaan diserahkan dalam acara khusus di Rumah Dinas Bupati Pasaman Barat, pada Sabtu, 24 Januari 2026.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas kinerja GP Ansor yang dinilai sebagai organisasi kemasyarakatan (Ormas) kepemudaan tercepat dan paling efektif dalam merespons bencana serta mendistribusikan bantuan. Selama hampir dua minggu, Dr. Suharjo beserta seluruh jajaran dan relawan Bagana Banser bergerak tanpa henti memastikan logistik sampai tepat sasaran dan tepat waktu.
“Dalam situasi darurat seperti ini, kecepatan dan ketepatan adalah kunci. GP Ansor dengan Bagana-nya telah membuktikan mampu bergerak cepat, terkoordinir, dan memiliki dampak yang langsung terasa bagi masyarakat yang sedang kesulitan. Ini adalah bentuk pengabdian nyata anak-anak muda Nahdlatul Ulama,” ujar Bupati Yulianto dalam penyerahan penghargaan.
Bupati Yulianto menyatakan kebanggaan dan apresiasi setinggi-tingginya.
“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Pasaman Barat, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada GP Ansor Kabupaten Pasbar. Semangat gotong royong dan kepedulian yang ditunjukkan selama periode tanggap darurat menjadi contoh bagi organisasi lainnya. Gerak kalian benar-benar membawa dampak,” tuturnya.
Dr. Suharjo, M.Pd., menyatakan bahwa penghargaan ini adalah buah dari kerja keras dan sinergi seluruh kader. “Aksi kita di lapangan pada Desember lalu adalah wujud nyata semboyan ‘Ansor Bergerak, Ansor Berdampak’. Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh relawan, donatur, dan masyarakat yang mendukung. Ini menjadi motivasi untuk terus siap siaga,” tegas Suharjo.
Aksi tanggap bencana GP Ansor Pasbar pada periode 13-25 Desember 2025 meliputi pengumpulan dan pendistribusian paket sembako, air bersih, pakaian layak pakai, obat-obatan, hingga tenda darurat. Kehadiran Bagana Banser yang terlatih juga berperan krusial dalam logistik, keamanan posko, dan proses evakuasi.
Penghargaan yang diberikan pada awal tahun 2026 ini semakin menegaskan peran strategis GP Ansor sebagai pilar ketangguhan sosial di Kabupaten Pasaman Barat, serta mengukuhkan model respons cepat yang dapat menjadi rujukan dalam penanganan keadaan darurat di masa depan.






