KALBAR SATU ID – Musyawarah Besar (Mubes) ke-8 Ikatan Alumni Santri Darul Ulum (IKASDA) resmi dibuka dengan penuh khidmat. Momentum ini menjadi ruang konsolidasi dan refleksi peran alumni dalam memperkuat kontribusi terhadap pesantren dan umat.
Mubes ke-8 tahun 2026 ini diikuti ratusan alumni dari angkatan pertama hingga angkatan terbaru, dari 14 kabupaten/kota se Kalimantan Barat. Kegiatan dilaksanakan di aula pondok pesantren Darul Ulum, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, Ahad 25 Januari 2026.
Dalam sambutannya, pengasuh Pesantren Darul Ulum, Gus Nurul Mawalid Chairuman Ar Rahbini, menegaskan pentingnya IKASDA menjadi wadah komunikasi yang mampu mengayomi seluruh alumni serta memperkuat khidmat alumni bagi pesantren dan keummatan.
“Saya terima kasih kepada para alumni yang sudah banyak berkontribusi membantu pengembangan pondok pesantren Darul Ulum, salah satu kontribusi nyata yaitu pembangunan masjid Al-Kautsar Darul Ulum,” jelasnya.
Gus Nurul juga menjelaskan alumni pondok pesantren Darul Ulum sudah ribuan, dengan berbagai profesi, ada yang Profesor, dosen, kyai, Anggota Dewan, TNI, Polri, guru, pengusaha, dan lain sebagainya.
“Memang kita sudah ada kiprah diluar masing-masing, namun kita perlu meningkatkan dosis dalam berkiprah membantu pondok pesantren Darul Ulum, namun kita harus tetap terhimpun. Semoga Mubes IKASDA ke-8 bisa terlaksana dengan baik dan dapat terpilih pengurus yang aktif dan solid serta dapat merumuskan program yang visioner untuk pengembangan pondok pesantren Darul Ulum,” ujar Gus Nurul.
Mubes IKASDA ke-8 berhasil memilih Ketua Umum sekaligus sebagai ketua formatur yaitu Ustadz Hasan Subhi, S.Ag periode 2026-2029. Beliau membawa visi untuk menguatkan khidmat alumni dengan program digitalisasi database alumni, dan Klinik Pratama pondok pesantren Darul Ulum. Beliau juga memohon dukungan dari seluruh alumni Darul Ulum.
“Saya masih sebagai santri, apapun yang diamanahkan oleh kyai dan para alumni sekalian maka samikna wa’takna akan saya laksanakan. Kepengurusan IKASDA kedepan harus lebih fokus pada kepentingan pesantren, salah satunya kita akan memperkuat database alumni dan pembangunan klinik pratama, kadi mohon dukungan semua alumni Darul Ulum,” pungkasnya.






