KALBAR SATU ID – Peringatan Puncak Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026 di Kalimantan Barat tidak hanya menjadi momentum refleksi perjalanan pengabdian Kemenag, tetapi juga peneguhan komitmen spiritual dalam merawat alam semesta.
Usai membacakan amanat Menteri Agama RI pada upacara yang berlangsung khidmat di Halaman Kanwil Kemenag Kalbar, Sabtu pagi (3/1/2026), Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes, mewakili Gubernur Kalimantan Barat, melaksanakan penanaman pohon sebagai simbol nyata pengamalan nilai ekoteologi dalam Asta Protas Kemenag.
Kegiatan penanaman pohon ini didampingi oleh Kepala Kanwil Kemenag Kalbar Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I beserta jajaran, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kalbar Adi Yani, General Manager PT Pelindo Kalbar Kalbar Yanto, Kepala BPS Kalbar, serta mitra strategis Kemenag Kalbar. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan semangat kolaborasi dan kebersamaan dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.
dr. Harisson, M.Kes menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan HAB ke-80 Kemenag yang disinergikan dengan aksi nyata penanaman pohon. Menurutnya, ekoteologi sebagai bagian dari Asta Protas Kemenag merupakan gagasan visioner yang patut didukung seluruh elemen masyarakat.
“Menghadiahi bumi dengan pohon adalah bentuk ibadah ekologis. Ini bukan sekadar simbol, tetapi investasi masa depan,” ujarnya.
Kanwil Kemenag Kalbar sendiri terus menguatkan implementasi ekoteologi melalui program inovatif “One Three One Person”, sebuah gerakan kolektif yang menanamkan kesadaran bahwa setiap insan memiliki peran dalam menjaga keseimbangan alam. Program ini diharapkan menjadi inspirasi berkelanjutan yang menggerakkan perubahan perilaku menuju kehidupan yang lebih ramah lingkungan.
Rangkaian kegiatan HAB ke-80 dilanjutkan dengan acara ramah tamah di Aula Kanwil Kemenag Kalbar bersama tokoh agama, pimpinan ormas, penerima Satyalancana Karya Satya, Pengurus dan Anggota DWP, serta para Purna Bakti dan ASN di lingkungan Kanwil Kemenag Kalbar. Momentum ini semakin menegaskan bahwa pengabdian kepada bangsa, umat, dan bumi harus berjalan seiring—dalam semangat kekeluargaan, optimisme, dan nilai kebaikan yang terus ditumbuhkan demi Indonesia yang harmonis dan berkelanjutan.






