Komunitas Kalbar Ceria Rangkul Gen Z Lewat Diskusi Ramadan

Komunitas Kalbar Ceria Rangkul Gen Z Lewat Diskusi Ramadan
Komunitas Kalbar Ceria Rangkul Gen Z Lewat Diskusi Ramadan. Foto/istimewa.

KALBAR SATU ID – Komunitas Kalcer (Kalbar Ceria) menggelar kegiatan diskusi bertajuk “Marhaban Yaa Kalcer” dengan tema “Anak Muda: Harapan atau Ancaman?” yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama (bukber) Gen Z se-Kota Pontianak, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Cafe 1/2, Jalan Sepakat 2, Pontianak, dan dihadiri puluhan anak muda dari berbagai organisasi dan komunitas.

Ketua Kalbar Ceria, Zean, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi Ramadan, tetapi juga menjadi ruang diskusi terbuka bagi generasi muda untuk merefleksikan perannya di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, kegiatan ini memiliki beberapa tujuan utama. Pertama, mempererat silaturahmi dan soliditas pemuda. Ia menegaskan bahwa bukber menjadi momentum memperkuat ukhuwah dan kebersamaan antar pemuda lintas organisasi, komunitas, serta berbagai latar belakang di Kalimantan Barat.

Kedua, membangun sinergi dan kolaborasi. Melalui suasana pertemuan yang hangat dan informal, diharapkan lahir ide, gagasan, serta kolaborasi nyata untuk pembangunan daerah, khususnya dalam gerakan kepemudaan.

“Anak muda bukan ancaman, tapi harapan besar bagi Kalimantan Barat jika diberikan ruang dan arah yang positif,” ujar Zean

Ketiga, menumbuhkan nilai kepedulian sosial. Ramadan disebut sebagai bulan berbagi, sehingga kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mendorong aksi sosial seperti santunan, donasi, maupun program kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Keempat, menguatkan peran media positif pemuda. Zean menjelaskan bahwa Kalbar Ceria hadir tidak hanya sebagai media informasi, tetapi juga sebagai ruang konsolidasi serta gerakan positif anak muda yang membawa semangat optimisme.

Kelima, menjaga semangat kebersamaan dan harmoni. Di tengah dinamika sosial dan politik, kegiatan buka puasa bersama menjadi simbol persatuan serta upaya menjaga suasana kondusif di Kalimantan Barat.

Keenam, sebagai momentum refleksi dan spirit perubahan. Ramadan menjadi waktu yang tepat bagi generasi muda untuk melakukan introspeksi dan memperkuat komitmen sebagai agen perubahan serta penggerak kemajuan daerah.

Zean berharap Kalbar Ceria dapat terus menjadi wadah bagi anak muda di Kalimantan Barat untuk menggali potensi dan kreativitas tanpa memandang agama, ras, etnis, maupun latar belakang organisasi.

“Kalbar Ceria adalah ruang bersama bagi pemuda Kalimantan Barat untuk berkreativitas secara positif, tanpa ada muatan politik di dalamnya. Kami ingin menjadi wadah inklusif yang merangkul semua,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Kalcer berharap semangat kebersamaan Ramadan dapat memperkuat peran generasi muda sebagai pilar pembangunan dan penjaga harmoni di Kalimantan Barat.

Ikuti GOOGLE NEWS atau Join Channel TELEGRAM

Pos terkait