Jika Bukan Sekarang, Kapan Lagi? Urgensi Menjaga Pohon untuk Generasi Mendatang

Jika Bukan Sekarang, Kapan Lagi? Urgensi Menjaga Pohon untuk Generasi Mendatang (Foto/Istimewa)

Di tengah meningkatnya isu lingkungan seperti pemanasan global, pencemaran udara, dan berkurangnya ruang terbuka hijau, keberadaan pohon menjadi topik penting yang perlu kembali diperhatikan. Pohon bukan hanya elemen hijau yang memperindah lingkungan, tetapi juga memiliki peran besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan kelangsungan hidup manusia.

Secara ilmiah, pohon berfungsi sebagai penyerap karbon dioksida (CO₂) dan penghasil oksigen (O₂) melalui proses fotosintesis. Dalam satu hari, satu pohon dewasa mampu menghasilkan oksigen yang cukup untuk dua orang bernapas. Selain itu, pepohonan juga berperan sebagai penyaring udara dari polutan seperti debu, asap kendaraan, dan zat kimia berbahaya.

Bacaan Lainnya
Dari sisi lingkungan, akar pohon membantu menyerap air hujan sehingga mampu mencegah banjir serta mengurangi risiko longsor. Daun dan tajuk pohon berfungsi menahan air hujan agar tidak langsung menghantam tanah, sehingga tanah tetap kuat dan tidak mudah tergerus. Tak hanya itu, pohon menjadi rumah bagi berbagai jenis burung, serangga, dan organisme lain yang memiliki peran penting dalam rantai kehidupan.

Keberadaan pohon juga memberi manfaat sosial dan ekonomi. Ruang dengan pepohonan memberikan kenyamanan termal, menurunkan suhu lingkungan hingga 2–4 derajat celcius, dan menciptakan suasana yang lebih sejuk. Secara ekonomi, pohon pada kawasan perkotaan dapat meningkatkan nilai estetika lingkungan, mendukung sektor wisata, bahkan memberikan sumber penghasilan melalui hasil hutan bukan kayu seperti buah, resin, hingga tanaman obat.

Namun di balik banyaknya manfaat tersebut, kenyataannya deforestasi atau penebangan pohon masih marak terjadi. Alih fungsi lahan, pembangunan, dan kurangnya kesadaran masyarakat menjadi faktor utama berkurangnya area hijau. Dampaknya mulai terasa, mulai dari tingginya suhu udara, kualitas udara yang menurun, hingga meningkatnya risiko bencana ekologis.

Menjaga pohon berarti menjaga masa depan. Upaya sederhana dapat dimulai dari menanam pohon di halaman rumah, tidak menebang sembarangan, hingga ikut serta dalam kegiatan penghijauan. Pemerintah dan masyarakat perlu saling bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang lestari, sehat, dan berkelanjutan.

Di tengah isu lingkungan yang semakin mengemuka, pohon menjadi garda terdepan penyelamat kehidupan. Jika bukan kita yang menjaga, siapa lagi? Dan jika tidak sekarang, kapan lagi?

Ikuti GOOGLE NEWS atau Join Channel TELEGRAM

Pos terkait