Tips Agar Tidak Haus Saat Puasa dengan Menghindari Makanan Pedas dan Asin

Ilustrasi makan pedas dan asin, FOTO/Freepik.

KALBAR SATU ID, TIPS – Menjalani puasa dengan tubuh tetap segar tentu menjadi harapan banyak orang. Namun, rasa haus berlebihan sering kali muncul lebih cepat dari yang diperkirakan.

Salah satu tips agar tidak haus saat puasa yang penting untuk diperhatikan adalah menghindari makanan pedas dan asin, terutama saat sahur. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh sepanjang hari.

Bacaan Lainnya

Makanan pedas memang menggugah selera, tetapi kandungan cabai di dalamnya dapat merangsang peningkatan suhu tubuh dan produksi keringat. Ketika tubuh berkeringat lebih banyak, cairan akan keluar lebih cepat sehingga rasa haus pun muncul lebih awal. Selain itu, sensasi panas pada mulut dan lambung juga dapat memicu keinginan untuk minum lebih sering.

Sementara itu, makanan asin mengandung kadar natrium yang tinggi. Natrium berperan dalam mengatur keseimbangan cairan tubuh, tetapi jika dikonsumsi berlebihan, tubuh akan membutuhkan lebih banyak air untuk menyeimbangkannya. Inilah sebabnya setelah makan makanan asin, seseorang cenderung merasa lebih haus. Saat berpuasa, kondisi ini tentu tidak nyaman karena tidak bisa langsung minum.

Tips agar tidak haus saat puasa sebaiknya dimulai dari pemilihan menu sahur yang lebih ramah bagi tubuh. Kurangi penggunaan garam berlebih pada masakan dan batasi konsumsi makanan olahan seperti keripik, ikan asin, makanan kaleng, atau camilan kemasan yang umumnya tinggi natrium. Pilih bahan makanan segar dan olah dengan bumbu alami secukupnya.

Sebagai pengganti makanan pedas, Anda bisa menggunakan rempah-rempah yang lebih ringan seperti jahe, kunyit, atau daun salam untuk menambah cita rasa tanpa memicu rasa haus. Untuk lauk, pilih sumber protein seperti telur, ayam tanpa kulit, ikan, tahu, dan tempe yang dimasak dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang agar lebih sehat.

Selain menghindari makanan pedas dan asin, penting juga memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung air tinggi. Buah seperti semangka, melon, jeruk, dan pir dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh secara alami. Sayuran seperti timun dan selada juga baik dikonsumsi saat sahur karena membantu menjaga hidrasi lebih lama.

Pastikan pula Anda minum air putih yang cukup saat sahur dan berbuka. Minumlah secara bertahap agar tubuh dapat menyerap cairan dengan optimal. Hindari minuman berkafein karena dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil dan mempercepat kehilangan cairan tubuh.

Mengatur pola makan selama Ramadhan bukan hanya soal kenyang, tetapi juga menjaga tubuh tetap seimbang. Dengan mengurangi makanan pedas dan asin, Anda membantu tubuh mempertahankan cairan lebih lama sehingga rasa haus dapat ditekan. Kebiasaan ini juga mendukung kesehatan pencernaan dan tekanan darah.

Pada akhirnya, tips agar tidak haus saat puasa dapat diterapkan melalui perubahan kecil namun konsisten dalam pola makan. Memilih menu sahur yang tepat akan membuat tubuh lebih siap menjalani aktivitas sepanjang hari. Dengan begitu, puasa terasa lebih nyaman, produktivitas tetap terjaga, dan ibadah dapat dilakukan dengan lebih khusyuk tanpa terganggu rasa haus berlebihan.

Ikuti GOOGLE NEWS atau Join Channel TELEGRAM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan