KALBAR SATU ID, TIPS – Jerawat pasir sering muncul dalam bentuk bintik-bintik kecil yang terasa kasar saat diraba. Meski ukurannya tidak sebesar jerawat batu, kondisi ini tetap mengganggu penampilan dan membuat kulit terlihat tidak rata.
Jerawat pasir umumnya muncul akibat pori-pori yang tersumbat oleh minyak berlebih, kotoran, dan sisa sel kulit mati. Salah satu langkah sederhana namun efektif untuk mengatasi jerawat pasir adalah dengan mencuci wajah secara lembut dan tepat.
Banyak orang mengira bahwa membersihkan wajah dengan cara menggosok lebih keras dapat menghilangkan jerawat lebih cepat. Padahal, kebiasaan tersebut justru bisa memperparah kondisi kulit. Gesekan berlebihan dapat merusak lapisan pelindung alami kulit, menyebabkan iritasi, dan memicu produksi minyak yang semakin banyak. Akibatnya, jerawat pasir bisa bertambah dan sulit dikendalikan.
Mencuci wajah secara lembut membantu membersihkan kotoran tanpa mengganggu keseimbangan kulit. Gunakan pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit, terutama yang diformulasikan untuk kulit berminyak atau berjerawat. Pilih sabun wajah dengan tekstur ringan dan tidak mengandung bahan yang terlalu keras agar kulit tetap terjaga kelembapannya.
Langkah pertama, basahi wajah dengan air hangat suam-suam kuku. Hindari air yang terlalu panas karena dapat membuat kulit kering dan memicu iritasi. Tuangkan sabun wajah secukupnya ke telapak tangan, lalu busakan terlebih dahulu sebelum diaplikasikan ke wajah. Pijat lembut dengan gerakan melingkar menggunakan ujung jari selama kurang lebih 30–40 detik, fokus pada area yang sering muncul jerawat pasir seperti dahi, pipi, dan dagu.
Setelah itu, bilas hingga bersih tanpa meninggalkan sisa sabun. Pastikan tidak ada residu yang tertinggal karena dapat menyumbat pori-pori. Keringkan wajah dengan handuk bersih dengan cara ditepuk perlahan, bukan digosok. Cara sederhana ini membantu menjaga kulit tetap tenang dan mengurangi risiko iritasi.
Frekuensi mencuci wajah juga perlu diperhatikan. Idealnya, bersihkan wajah dua kali sehari, yaitu pagi dan malam. Terlalu sering mencuci wajah dapat menghilangkan minyak alami yang dibutuhkan kulit, sehingga tubuh memproduksi minyak lebih banyak sebagai kompensasi. Kondisi ini justru dapat memperparah jerawat pasir.
Selain mencuci wajah secara lembut, perhatikan kebersihan tangan sebelum menyentuh wajah. Hindari kebiasaan memencet atau menggaruk jerawat pasir karena dapat menyebabkan peradangan dan bekas yang sulit hilang. Gunakan pelembap ringan setelah mencuci wajah untuk menjaga keseimbangan kulit, serta sunscreen di pagi hari untuk melindungi dari paparan sinar matahari.
Perawatan dari luar perlu didukung dengan gaya hidup sehat. Konsumsi air putih yang cukup, kurangi makanan berminyak, dan pastikan waktu istirahat terpenuhi. Kulit yang sehat berasal dari kombinasi perawatan yang tepat dan kebiasaan baik sehari-hari.
Sebagai kesimpulan, mengatasi jerawat pasir tidak selalu memerlukan langkah yang rumit. Dengan mencuci wajah secara lembut dan konsisten, pori-pori dapat tetap bersih tanpa menimbulkan iritasi. Kebiasaan sederhana ini menjadi fondasi penting dalam menjaga kulit tetap sehat, halus, dan bebas dari jerawat pasir yang mengganggu.






