Harga Emas Antam 19 Januari 2026 Naik Tipis di Awal Pekan

Harga Emas Hari ini, Sumber Foto : Istimewa
Harga Emas Hari ini, Sumber Foto : Istimewa

KALBAR SATU ID, BISNIS – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) pada Senin (19/1) terpantau mengalami kenaikan tipis di awal pekan. Pergerakan harga logam mulia tersebut dinilai sejalan dengan penguatan harga emas global serta meningkatnya minat investasi masyarakat jelang periode pergantian kuartal.

Harga jual emas Antam hari ini berada di level Rp1.139.000 per gram, naik Rp3.000 dibanding posisi perdagangan sebelumnya yang berada di Rp1.136.000 per gram.

Bacaan Lainnya

Kenaikan tipis ini menunjukkan tren stabil yang telah terlihat sejak pertengahan Januari.

Sementara itu, harga beli kembali (buyback) juga naik menjadi Rp1.033.000 per gram, atau bertambah Rp2.000 dari akhir pekan. Selisih antara harga jual dan buyback masih berada di kisaran Rp106.000 per gram, rentang yang dinilai normal untuk perdagangan ritel.

Untuk pecahan berat lain, harga emas Antam per hari ini tercatat sebagai berikut:
• 0,5 gram: Rp626.000
• 1 gram: Rp1.139.000
• 2 gram: Rp2.218.000
• 3 gram: Rp3.302.000
• 5 gram: Rp5.468.000
• 10 gram: Rp10.876.000
• 25 gram: Rp27.080.000
• 50 gram: Rp53.046.000
• 100 gram: Rp105.859.000
• 250 gram: Rp264.348.000
• 500 gram: Rp528.486.000
• 1.000 gram: Rp1.056.700.000

Pengamat pasar menilai sentimen eksternal masih menjadi faktor utama pendorong harga emas, terutama dari penguatan dolar AS dan kebijakan suku bunga global yang cenderung lebih moderat. Selain itu, emas masih dianggap sebagai instrumen lindung nilai (hedging) di tengah ketidakpastian ekonomi.

Di dalam negeri, permintaan emas fisik tetap kuat, baik untuk kebutuhan investasi jangka panjang maupun koleksi. Meski demikian, pelaku pasar mengingatkan masyarakat agar memeriksa sertifikat resmi dan memperhatikan harga buyback sebelum melakukan transaksi.

Dengan tren penguatan yang masih terjaga, harga emas Antam berpotensi tetap stabil dalam beberapa hari ke depan, sembari menunggu pergerakan pasar internasional.

Ikuti GOOGLE NEWS atau Join Channel TELEGRAM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan