Kurs Dolar AS ke Rupiah Naik Tipis, Rupiah Masih Tertekan di Awal Pekan

Dollar ke Rupiah, Sumber Foto : Finansial
Dollar ke Rupiah, Sumber Foto : Finansial

KALBAR SATU ID, BISNIS – Dolar Amerika Serikat (USD) kembali bergerak menguat terhadap Rupiah pada perdagangan Senin (19/1), menandai tekanan mata uang domestik yang berlanjut sejak awal tahun. Data perdagangan pagi menunjukkan 1 USD berada di kisaran Rp16.870–Rp16.960, atau tidak jauh dari penutupan pekan sebelumnya.

Penguatan Dolar AS tersebut dipengaruhi oleh dinamika pasar global yang masih dibayangi ketidakpastian ekonomi, sehingga membuat investor mencari instrumen yang dianggap aman. Sementara itu di dalam negeri, kebutuhan valuta asing untuk keperluan impor serta remitansi turut meningkatkan permintaan terhadap USD.

Bacaan Lainnya

Kondisi tersebut membuat beban pengeluaran dalam Dolar AS semakin terasa, terutama bagi pelaku usaha yang mengandalkan bahan baku dan transaksi internasional. Bagi masyarakat, nilai tukar yang tinggi berpotensi meningkatkan biaya perjalanan luar negeri serta pembayaran biaya pendidikan dan kebutuhan lainnya yang menggunakan mata uang dolar.

Secara historis, sepanjang Januari Rupiah terus bergerak dalam rentang Rp16.700–Rp16.900 per USD, menandakan tren melemah namun masih belum menembus level psikologis Rp17.000. Pelaku pasar memperkirakan fluktuasi akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan seiring menunggu rilis data ekonomi global dan arah kebijakan moneter di negara-negara maju.

Dengan tekanan eksternal yang masih kuat, pasar valuta asing diperkirakan akan tetap sensitif terhadap sentimen global maupun kebijakan domestik dalam waktu dekat.

Ikuti GOOGLE NEWS atau Join Channel TELEGRAM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan