KALBAR SATU ID, BISNIS – Pergerakan nilai tukar ringgit Malaysia terhadap rupiah pada Jumat, 13 Maret 2026, terpantau relatif stabil di pasar valuta asing. Pada perdagangan hari ini, 1 ringgit Malaysia diperkirakan berada di kisaran Rp3.550 hingga Rp3.600, mengikuti dinamika pergerakan mata uang di kawasan Asia Tenggara.
Berdasarkan referensi kurs yang dirilis Bank Indonesia, nilai tukar rupiah terhadap sejumlah mata uang regional, termasuk ringgit, masih menunjukkan fluktuasi terbatas. Pergerakan ini dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global serta aktivitas perdagangan di kawasan Asia.
Penguatan atau pelemahan ringgit terhadap rupiah juga dipengaruhi oleh pergerakan dolar Amerika Serikat yang masih mendominasi pasar global. Ketika dolar menguat, mata uang di kawasan Asia umumnya ikut mengalami tekanan, termasuk rupiah maupun ringgit Malaysia.
Di sisi lain, hubungan perdagangan antara Malaysia dan Indonesia turut memengaruhi permintaan terhadap kedua mata uang tersebut. Aktivitas ekspor dan impor antara kedua negara yang cukup tinggi membuat nilai tukar ringgit dan rupiah tetap menjadi perhatian bagi pelaku usaha.
Analis menilai pergerakan ringgit terhadap rupiah dalam beberapa hari terakhir masih berada dalam rentang yang stabil. Meski terjadi fluktuasi kecil, kondisi pasar dinilai tidak menunjukkan gejolak yang signifikan.
Pelaku usaha, pekerja migran, serta masyarakat yang memiliki transaksi menggunakan ringgit Malaysia disarankan untuk terus memantau perkembangan nilai tukar. Perubahan kurs dapat terjadi sewaktu-waktu mengikuti sentimen ekonomi regional maupun global.




