KALBAR SATU ID, BISNIS – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada Sabtu, 28 Maret 2026 terpantau relatif stabil. Hal ini seiring dengan aktivitas pasar yang cenderung lebih sepi karena bertepatan dengan akhir pekan, sehingga tidak banyak sentimen baru yang memengaruhi pergerakan mata uang.
Secara umum, kurs dolar AS berada di kisaran Rp16.850 hingga Rp16.950 per USD. Angka ini menunjukkan rupiah masih bergerak dalam rentang terbatas, tanpa tekanan signifikan seperti yang biasanya terjadi pada hari aktif perdagangan.
Stabilnya nilai tukar pada akhir pekan juga dipengaruhi oleh minimnya transaksi di pasar global. Meski demikian, posisi rupiah tetap mencerminkan dampak dari kondisi ekonomi internasional dalam beberapa hari terakhir, termasuk penguatan dolar AS dan ekspektasi kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat.
Daftar Kurs Dollar ke Rupiah di Beberapa Bank (28 Maret 2026)
Berikut perkiraan kurs dolar AS di sejumlah bank besar di Indonesia:
Bank BCA
Kurs beli: Rp16.820 per USD
Kurs jual: Rp16.920 per USD
Bank Mandiri
Kurs beli: Rp16.850 per USD
Kurs jual: Rp16.950 per USD
Bank BRI
Kurs beli: Rp16.800 per USD
Kurs jual: Rp16.970 per USD
Bank BNI
Kurs beli: Rp16.830 per USD
Kurs jual: Rp16.930 per USD
Perlu diketahui, kurs yang ditampilkan masing-masing bank dapat berbeda tergantung jenis layanan yang digunakan, seperti e-rate, TT counter, maupun transaksi langsung di kantor cabang.
Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Rupiah
Beberapa faktor yang masih memengaruhi nilai tukar rupiah hingga saat ini antara lain:
Penguatan dolar AS di pasar global, yang masih menjadi aset aman bagi investor
Kebijakan suku bunga internasional, khususnya dari bank sentral Amerika Serikat
Arus modal asing, baik yang masuk maupun keluar dari pasar domestik
Kondisi ekonomi global, termasuk inflasi dan pertumbuhan ekonomi negara maju
Di sisi lain, Bank Indonesia terus menjaga stabilitas rupiah melalui berbagai kebijakan moneter dan intervensi pasar jika diperlukan.
Para analis memprediksi rupiah masih akan bergerak dalam rentang yang relatif stabil dalam waktu dekat, meski tetap berpotensi mengalami fluktuasi mengikuti perkembangan ekonomi global.
Bagi masyarakat yang berencana melakukan transaksi valuta asing, disarankan untuk terus memantau pergerakan kurs agar dapat menentukan waktu yang tepat dalam bertransaksi.

