KALBAR SATU ID – Merespons laporan masyarakat terkait persoalan sampah di Jalan Hakka, Kecamatan Sungai Raya, Bupati Kubu Raya Sujiwo meninjau lokasi pada Selasa (6/10/2026) siang. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus mencari solusi cepat agar persoalan sampah tidak terus berlarut. Sujiwo mengatakan pemerintah kabupaten segera mengambil langkah penanganan dengan menyiapkan tempat pembuangan sementara melalui peminjaman lahan milik masyarakat.
“Saya merespons laporan masyarakat dan sudah mengecek. Memang kalau kondisi seperti ini, kita tidak bisa menyalahkan masyarakat. Hanya mungkin nanti saya minta tolong kepada warga terkait peminjaman lahan,” kata Sujiwo.
Ia menjelaskan pemerintah daerah akan segera mengupayakan peminjaman lahan secara sementara untuk menempatkan kontainer sampah. Langkah tersebut diharapkan bisa memberikan solusi cepat terhadap persoalan penumpukan sampah sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih tertata.
“Ini akan segera kita atasi. Kita akan ajukan peminjaman lahannya. Pemilik lahannya sahabat saya. Kita pinjam, sifatnya sementara. Nanti kita akan kirim kontainer pembuangan sampah,” jelasnya.
Namun, Sujiwo menekankan bahwa penyelesaian persoalan sampah membutuhkan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat. Ia meminta masyarakat disiplin mengikuti jadwal pembuangan sampah yang telah ditetapkan, yakni mulai pukul 18.00- 06.00 WIB.
“Ketika sudah ada kontainernya, saat membuang sampah harus ikut aturan yang dijadwalkan oleh pemerintah. Jam 6 sore sampai jam 6 pagi. Jam 6 pagi kan terakhir membuang, jam 7 pagi sudah ada petugas yang mengangkut,” katanya.
Menurut Sujiwo, kedisiplinan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dengan pola tersebut, pada siang hari tidak akan terjadi penumpukan sampah karena petugas memiliki waktu untuk melakukan pengangkutan.
“Kalau membuangnya jam 9, jam 10, jam 11 misalnya, ya pasti numpuk seperti ini. Supaya siang dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore itu tidak ada sampah, malam buang. Ya berkorban waktu dan tenaga sedikit. Itulah salah satu cara membantu negara. Simpel, tapi sangat membantu,” tegasnya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan persoalan serupa juga ditemukan di sejumlah titik lainnya. Karena itu, dirinya akan kembali melakukan pengecekan untuk memastikan titik-titik yang mengalami persoalan penumpukan sampah dapat segera ditangani.
“Jadi demikian saya merespons keluhan masyarakat. Memang ada beberapa titik. Saya akan cek lagi di Parit Ngabeh. Di sana juga ada titik seperti ini. Jadi kita pinjam dulu lahan, sementara sifatnya, sambil kita mengatasi persoalan sampah,” tuturnya.
Sujiwo kembali mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dengan mematuhi jadwal pembuangan sampah yang telah ditetapkan pemerintah.
“Saya minta tolong, mohon dengan hormat kepada masyarakat juga harus bisa kerja sama. Kalau hanya membuang sampah diatur jam 6 sore sampai jam 6 pagi, apa sih beratnya? Ini akan segera kita eksekusi,” pungkasnya.







