KALBAR SATU ID, BISNIS – Nilai tukar Ringgit Malaysia (MYR) terhadap Rupiah (IDR) pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak stabil dengan kecenderungan melemah tipis.
Pasar valas Asia memasuki pertengahan pekan dalam suasana hati-hati, di tengah penguatan dolar AS serta penyesuaian portofolio investor regional.
Pada perdagangan kemarin, Rabu (15/1/2026), kurs MYR/IDR sempat bergerak di kisaran Rp3.580 – Rp3.605 per Ringgit, sebelum ditutup mendekati zona tengah karena koreksi dari pasar global. Pelaku pasar menyebut sentimen terhadap mata uang regional masih terpengaruh dinamika kebijakan moneter di Amerika Serikat dan tekanan inflasi dalam negeri.
Untuk perdagangan hari ini, Kamis (16/1), Ringgit diprediksi bergerak pada rentang Rp3.565 – Rp3.610 per MYR, dengan potensi pelemahan lanjutan jika dolar AS kembali menguat di sesi Asia. Namun ruang penguatan rupiah terhadap Ringgit dinilai terbatas mengingat masih adanya permintaan valuta asing untuk kebutuhan impor awal tahun dan pembayaran korporasi.
Analis pasar menilai bahwa pergerakan Ringgit terhadap Rupiah saat ini relatif stabil dibandingkan mata uang negara lain di kawasan. Malaysia masih didukung konsumsi domestik yang kuat, sementara Indonesia memperoleh keuntungan dari masuknya arus modal jangka pendek di pasar obligasi dan saham.
Kurs Acuan Hari Ini
Sejumlah lembaga keuangan dan platform perdagangan valas memproyeksikan kurs MYR/IDR sebagai berikut:
Kurs tengah: kisaran Rp3.590 per MYR
Kurs jual: sekitar Rp3.610 – Rp3.625 per MYR
Kurs beli: sekitar Rp3.565 – Rp3.575 per MYR




