KALBAR SATU ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kubu Raya hingga kini masih terus berlangsung. Sejumlah titik api baru kembali muncul dan tersebar di beberapa wilayah, salah satunya di Kecamatan Rasau Jaya pada Senin, 2 Maret 2026.
Titik kebakaran di wilayah Rasau Jaya terpantau kembali kebakaran Lahan dan cukup luas dengan kondisi vegetasi yang kering akibat cuaca panas dalam beberapa hari terakhir. Asap tebal terlihat membumbung tinggi dan berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.
Kepala Regu Brigade Dalkarhutla KPH Wilayah Kubu Raya, Florensius Loren menjelaskan bahwa kerusakan akibat karhutla kali ini tergolong parah karena lokasi terjadi dilahan gambut lagi. Ia menyebutkan, kondisi lahan yang mudah terbakar serta tiupan angin mempercepat penyebaran api ke area sekitarnya.
“Kerusakan cukup parah karena api cepat merambat di lahan kering. Selain itu, sumber air cukup jauh dari titik kebakaran, sehingga menyulitkan proses pemadaman,” ujar Floren saat ditemui di lokasi.
Ia menambahkan, jauhnya akses sumber air membuat personel harus menarik selang dengan jarak yang cukup panjang. Hal tersebut berdampak pada tekanan air yang tidak maksimal saat proses penyemprotan ke titik api.
Meski dihadapkan pada cuaca panas ekstrem dan kondisi medan yang berat, para personel tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Bahkan, di tengah upaya pemadaman, para petugas yang beragama Islam tetap menjalankan ibadah puasa.
“Walaupun cuaca panas dan medan cukup berat, anggota tetap semangat. Mereka tetap menjalankan ibadah puasa sambil bertugas memadamkan api,” tambahnya.






