KALBAR SATU ID – Menjelang berakhirnya rangkaian kegiatan Ihya Ramadan dan menyambut datangnya 1 Syawal 1447 H, Kepala MAN 1 Pontianak, Sholihin HZ, menyampaikan pesan penting kepada seluruh siswa sebagai bekal dalam menjalani kehidupan pasca-Ramadan.

Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya menjaga nama baik madrasah di tengah masyarakat. Hal ini dapat diwujudkan melalui partisipasi aktif siswa dalam berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan masing-masing.

“Jaga nama baik MAN 1 Pontianak dengan berpartisipasi aktif di masjid, surau, dan kegiatan keagamaan di tempat tinggal masing-masing,” kata Sholihin, Kamis (19/3/26).

Lebih lanjut, Sholihin HZ mengingatkan bahwa Ramadan bukanlah akhir dari kebiasaan baik yang telah dibangun selama satu bulan penuh, melainkan menjadi titik awal untuk terus istiqamah di bulan-bulan berikutnya.

“Ramadan bukan mengakhiri kebiasaan baik yang sudah diajarkan di madrasah, tetapi menjadi bekal untuk diteruskan. Yang biasa tadarus, ayo targetkan tadarus rutin. Yang biasa bangun sebelum Subuh, mari lanjutkan kebiasaan ini di luar Ramadan. Adanya zakat dan sedekah, mari teruskan juga di luar Ramadan,” ujarnya.

Baca juga: DPD RI Syarif Melvin Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di MAN 1 Pontianak

Selain itu, beliau juga mengajak seluruh siswa untuk memperkuat tali silaturrahmi. Para siswa dianjurkan untuk saling mengunjungi, baik kepada guru, tenaga administrasi (TU), maupun sesama teman. Namun demikian, ia mengingatkan agar tetap memperhatikan adab dalam berkunjung.

“Siswa diwajibkan untuk bersilaturrahmi atau mengunjungi guru, TU, dan sesama teman, dengan tetap memperhatikan waktu kunjungan. Sebaiknya menginformasikan terlebih dahulu kepada tuan rumah, mengingat ini juga menjadi musim mudik bagi yang pulang kampung,” tambahnya.

Di akhir pesannya, Sholihin HZ juga mengingatkan bahwa kegiatan belajar mengajar akan kembali berjalan normal setelah libur Idulfitri.

Baca juga: MAN 1 Pontianak Juara 1 Pawai Ta’aruf Ramadan 1447 H

“Jangan lupa, tanggal 30 Maret 2026 sudah mulai masuk kembali dengan pelaksanaan PBM seperti biasa,” tutupnya.

Pesan ini diharapkan dapat menjadi penguat karakter siswa MAN 1 Pontianak, agar tetap menjaga nilai-nilai religius, akhlak mulia, serta semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya selama Ramadan tetapi juga sepanjang waktu.