KALBAR SATU ID – Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan kereta api yang terjadi di Bekasi. Ia juga mendoakan para korban luka agar segera pulih dan meminta proses evakuasi berjalan cepat serta operasional kereta dapat segera kembali normal.

“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota Komisi V DPR RI, kami menyampaikan turut berduka cita kepada korban meninggal dunia, serta berharap korban luka segera mendapatkan kesembuhan,” ujar Lasarus dalam keterangannya.

Menurutnya, kecelakaan tersebut harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh, khususnya terkait keberadaan perlintasan sebidang yang dinilai sangat berbahaya. Ia menegaskan bahwa insiden di Bekasi dipicu oleh tabrakan antara kereta api dengan mobil listrik di perlintasan sebidang yang tidak dijaga.

Lasarus yang juga menjabat sebagai Ketua PDI Perjuangan Kalimantan Barat menilai, perlintasan sebidang kerap menjadi sumber kecelakaan berulang di Indonesia. Ia menekankan bahwa jalur kereta api seharusnya steril dari hambatan.

“Seharusnya jalur kereta itu clear and clean, tidak boleh ada obstacle apa pun. Di banyak negara, tidak ada perlintasan sebidang seperti di Indonesia, apalagi yang tidak dijaga bahkan yang liar,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, ribuan perlintasan sebidang masih tersebar di berbagai daerah dan berpotensi memicu kecelakaan jika tidak segera ditangani secara serius oleh pemerintah.

Untuk itu, Komisi V DPR RI mendorong pemerintah melakukan evaluasi total terhadap operasional kereta api di seluruh Indonesia, terutama dalam penanganan perlintasan sebidang. Lasarus berharap kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Cukuplah kejadian ini dan yang sebelumnya menelan banyak korban jiwa. Jangan sampai terulang lagi di masa mendatang,” pungkasnya.