KALBAR SATU ID – Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan pentingnya kesamaan perspektif antara pemerintah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan. Hal itu disampaikan Sujiwo seusai membuka Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Kecamatan Sungai Raya di Aula Kantor Camat Sungai Raya, Senin (12/10/2026). Sujiwo mengatakan waktu lima tahun masa kepemimpinan merupakan periode yang singkat sehingga harus dimanfaatkan secara maksimal.
“Ayo kita bersama-sama menyatukan langkah dan perspektif. Saya sebagai bupati, wakil bupati, dan para kepala perangkat daerah harus seirama dalam rangka mempercepat pembangunan dan mengimplementasikan program. Itu tujuan utamanya, karena lima tahun bagi saya sangat singkat,” ujarnya.
Ia menegaskan semangat percepatan tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kubu Raya, yakni Melaju, yang dimaknai sebagai dorongan untuk bergerak dengan kecepatan tinggi dalam memberikan pelayanan dan menghadirkan kemajuan bagi masyarakat.
“Kalau kita bicara ‘Melaju’, artinya ada kecepatan yang tinggi. Saya sudah menanamkan dalam diri bahwa saya bertanggung jawab terhadap kata Melaju ini. Jangan sampai kita punya semangat Melaju, tetapi jalannya seperti siput. Itu tidak sejalan,” tegasnya.
Sujiwo menjelaskan slogan Melaju adalah akronim dari semangat Melayani untuk Maju.
“Karena itu, seluruh aparatur pemerintah harus menyadari bahwa dirinya merupakan pelayan masyarakat yang memiliki amanah dan tanggung jawab untuk bekerja secara sungguh-sungguh,” tuturnya.
Dalam upaya memperkuat koordinasi, Sujiwo mengapresiasi dukungan TNI dan Polri serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang selama ini turut membantu percepatan pembangunan di Kabupaten Kubu Raya. Ia mengungkapkan pemerintah kabupaten berencana menggelar rapat koordinasi yang melibatkan sekitar 600 peserta dari berbagai unsur, mulai dari kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), camat, kapolsek hingga danramil. Menurutnya, pertemuan tersebut sangat penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi lintas sektor agar pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan lebih efektif hingga tingkat desa.
“Tujuannya menyatukan perspektif. Kita ingin semua memiliki pemahaman yang sama tentang arah pembangunan, tanggung jawab, dan apa yang harus kita kerjakan bersama,” jelasnya.
Lebih lanjut Sujiwo juga merencanakan pertemuan yang melibatkan kader PKK secara menyeluruh pada tahun mendatang. Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Ia menilai, penguatan koordinasi tidak cukup hanya melalui rapat dan penyampaian program, tetapi juga perlu disertai pengingat secara berkelanjutan mengenai amanah, kewajiban, dan tanggung jawab setiap individu.
“Saya tidak akan pernah bosan mengingatkan, menyentuh hati dan moral kita. Saya yakin, ketika kita terus diingatkan tentang amanah dan tanggung jawab, itu akan memberikan pengaruh terhadap cara kita bekerja dan mengabdi,” ucapnya.







