Sujiwo Apresiasi Pemerintah Pusat, Revitalisasi Sekolah di Kubu Raya Meningkat

Sujiwo Apresiasi Pemerintah Pusat, Revitalisasi Sekolah di Kubu Raya Meningkat
Sujiwo Apresiasi Pemerintah Pusat, Revitalisasi Sekolah di Kubu Raya Meningkat. Foto/istimewa.

KALBAR SATU ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti meninjau pembangunan di SD Negeri 39 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (17/10/2026). SDN 39 Sungai Raya menjadi satu di antara sekolah yang menerima bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat. Menteri Abdul Mu’ti menyampaikan untuk Kalimantan Barat di tahun 2025, terdapat 343 sekolah yang dibantu revitalisasi dengan total anggaran Rp424,1 miliar. Adapun di tahun 2026, terjadi penambahan dengan jumlah signifikan.

“Untuk tahun 2026 ada penambahan signifikan. Di Kalbar ada 943 sekolah yang semuanya sudah perjanjian kerja sama, dengan nilai Rp848,6 miliar, dan sudah disalurkan Rp667 miliar,” ujar Abdul Mu’ti.

Bacaan Lainnya

Untuk Kabupaten Kubu Raya, ia mengungkapkan di tahun 2025 ada 34 sekolah dengan serapan 765 tenaga kerja dan meningkat di tahun 2026 menjadi 89 sekolah dengan serapan 1.757 tenaga kerja.

“Jadi hampir semua mengalami kenaikan yang signifikan,” sebutnya.

Abdul Mu’ti memaparkan SDN 39 Sungai Raya mendapat bantuan revitalisasi sebesar Rp2,2 miliar untuk rehab ruang kelas dan penambahan satu ruang kelas baru dengan sistem swakelola. Ditargetkan selesai Desember 2026. Secara nasional, pada 2026 pemerintah menargetkan revitalisasi 71.744 satuan pendidikan dan berpotensi bertambah menjadi 77.000 sekolah. Jika ditambah tahun 2025 sebanyak 16.167 sekolah, maka total lebih dari 90.000 sekolah direvitalisasi dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Ini menunjukkan komitmen Bapak Presiden untuk memperbaiki mutu pendidikan,” ucap Abdul Mu’ti.

Selain revitalisasi, Abdul Mu’ti juga menyebut program Interactive Flat Panel (IFP) atau papan tulis digital sudah disalurkan tahun 2025. Tahun ini, SDN 39 mendapat satu unit dan akan ditambah tiga unit lagi. Penambahan daya listrik untuk IFP bekerja sama dengan PLN secara gratis, sementara biaya operasional bisa menggunakan dana BOS.

Pada kesempatan itu, Abdul Mu’ti menanggapi isu keterlambatan tunjangan guru non-ASN yang sempat ramai di media sosial, Ia memastikan tunjangan akan segera cair.

“Alhamdulillah dengan kerja sama Kemendikdasmen, Kementerian Keuangan dan KPPN, insyaallah mulai pekan depan tunjangan guru non-ASN sudah mulai ditransfer,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Bupati Kubu Raya Sujiwo mengapresiasi komitmen pemerintah pusat.

“Dari 30 lebih sekolah yang dibangun tahun 2025, sekarang tahun 2026 menjadi 89 sekolah, hampir tiga kali lipat. Ini bentuk komitmen Presiden Prabowo dan Pak Menteri untuk membangun kualitas pendidikan,” kata Sujiwo.

Sujiwo mengungkapkan kondisi sekolah di Kubu Raya masih banyak yang memprihatinkan, sehingga program revitalisasi sangat membantu. Ia menargetkan tahun 2028 tidak ada lagi SD, SMP, dan TK/PAUD negeri yang rusak di Kubu Raya.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kubu Raya kami ucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Pak Menteri,” ucapnya.

Sujiwo juga menyampaikan SDN 39 Sungai Raya telah menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membuat anak-anak lebih semangat belajar.

Ikuti GOOGLE NEWS atau Join Channel TELEGRAM

Pos terkait