KALBAR SATU ID — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pontianak melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) untuk mengevakuasi seorang anak buah kapal (ABK) KM Karsa Setia di perairan bouy luar Muara Jungkat, Kalimantan Barat, Sabtu (17/10/2026).
Informasi kejadian diterima Kantor SAR Pontianak dari Ricky Kurniawan selaku pihak agen kapal pada pukul 14.30 WIB. Berdasarkan laporan yang diterima, kejadian bermula sekitar pukul 06.20 WIB ketika KM Karsa Setia sedang dalam perjalanan dari Pelabuhan Serasan menuju Sunda Kelapa.
Salah seorang awak kapal menemukan Sunarko terbaring di lantai dapur kapal. Awak kapal lainnya kemudian memeriksa kondisi korban dan mendapati korban tidak menunjukkan pergerakan dan didapati korban telah meningggal dunia. Korban selanjutnya dipindahkan ke kamar tidurnya sambil menunggu penanganan lebih lanjut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Pontianak memberangkatkan satu tim rescue menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 Pontianak dengan membawa peralatan medis, peralatan evakuasi, dan alat pelindung diri. Operasi SAR dilaksanakan dengan melibatkan unsur Kantor SAR Pontianak, KSOP Pelabuhan Pontianak, Polairud Pontianak, tenaga medis BKK Kelas I Pontianak, serta agen KM Karsa Setia.
Tim SAR gabungan tiba di lokasi pada pukul 16.16 WIB. Selanjutnya, korban dievakuasi dan tiba di KSOP Pelabuhan Pontianak pada pukul 17.20 WIB untuk diserahkan kepada pihak agen kapal.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pontianak, Budiono,S.E.,M.M. Menyampaikan bahwa operasi SAR dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas informasi yang diterima dari pihak agen kapal guna melakukan evakuasi terhadap korban.
“Setelah menerima laporan, kami segera mengerahkan tim rescue menuju lokasi untuk melaksanakan evakuasi. Korban kemudian dibawa ke KSOP Pelabuhan Pontianak dan diserahkan kepada pihak agen kapal. Kami turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban,” ujarnya
Pada pukul 17.45 WIB, setelah proses evakuasi selesai dan korban diserahkan kepada pihak agen kapal, SAR Mission Coordinator (SMC) mengusulkan penutupan operasi SAR. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing.







