Sujiwo: Penertiban PKL Pasar Wonodadi Disiapkan dengan Skema Relokasi

Sujiwo: Penertiban PKL Pasar Wonodadi Disiapkan dengan Skema Relokasi
Sujiwo: Penertiban PKL Pasar Wonodadi Disiapkan dengan Skema Relokasi. Foto/istimewa.

KALBAR SATU ID – Bupati Kubu Raya Sujiwo meninjau kondisi Pasar Wonodadi di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kamis (26/2/2026). Di tengah upaya penataan pedagang kaki lima yang sempat berjualan hingga ke badan jalan, Sujiwo menegaskan komitmennya: penertiban harus dibarengi solusi, bukan sekadar penggusuran. Sujiwo mengapresiasi langkah cepat jajaran kecamatan, pemerintah desa, dan Satpol PP yang telah menertibkan pedagang hingga mundur sekitar lima meter dari bibir jalan.

“Alhamdulillah, terima kasih Pak Camat, Pak Kades, dan petugas lainnya termasuk Satpol PP, yang kemarin sudah bisa memundurkan sampai lima meter dari bibir jalan. Kalau kemarin mereka jualan sudah di atas jalan raya,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Menurut dia, penataan penting demi menjaga hak pejalan kaki dan pengendara. Namun, ia menekankan bahwa kebijakan pemerintah tidak boleh mengabaikan aspek kemanusiaan.

“Sekali lagi, karena ini menyangkut perut, yang penting mereka mau kita tata. Silakan untuk berjualan dulu. Tapi kita akan carikan solusi, bagaimana mereka bisa kita lokalisir,” kata Sujiwo.

Salah satu opsi yang tengah dijajaki adalah pemanfaatan lahan milik perusahaan Bumi Raya Utama (BRU) di sekitar lokasi. Pemerintah daerah, kata dia, akan membangun komunikasi intensif dengan pihak perusahaan.

“Kebetulan di sini ada lahan Bumi Raya Utama. Kita akan komunikasikan nanti bentuknya seperti apa. Saya tugaskan (kepala dinas) Bu Nora untuk membangun komunikasi dengan BRU. Mudah-mudahan mereka merespons positif,” ujarnya optimistis.

Jika nantinya ada persetujuan penggunaan lahan, pemerintah kabupaten akan menganggarkan pembangunan kios dan lapak agar para pedagang dapat direlokasi secara tertata.

“Setelah kita dapat persetujuan, baru kita anggarkan pembangunan kios-kiosnya, sehingga pedagang di sepanjang ini bisa kita lokalisir, termasuk yang belum terakomodir,” jelasnya.

Ikuti GOOGLE NEWS atau Join Channel TELEGRAM

Pos terkait