KALBAR SATU ID – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Melvin, SH, melaksanakan kunjungan ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pontianak dalam rangka sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI, pada hari Senin, 9 Februari 2026.
Kedatangan Melvin yang juga dikenal sebagai Sultan Pontianak IX tersebut disambut hangat oleh Kepala MAN 1 Pontianak, Sholihin HZ, beserta jajaran guru dan staf sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh sedikitnya 120 siswa MAN 1 Pontianak.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 1 Pontianak, Sholihin HZ, menyampaikan bahwa agenda sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan menjadi sangat penting, khususnya dalam kondisi saat ini.
Ia menyinggung adanya kejadian yang baru-baru ini terjadi di Kabupaten Kubu Raya yang melibatkan siswa dan perilaku yang tidak seharusnya dilakukan.
Menurutnya, peristiwa tersebut harus menjadi pengingat bersama bahwa generasi muda merupakan kelompok yang sangat rentan untuk diintervensi pola pikirnya apabila tidak dibekali pemahaman nilai-nilai kebangsaan, moral, dan karakter yang kuat sejak dini.
“Oleh karena itu, kami memandang kegiatan seperti ini sangat strategis untuk memperkuat pemahaman siswa tentang praktik berbangsa dan bernegara, serta membentengi mereka dari pengaruh-pengaruh negatif yang bertentangan dengan nilai kebangsaan,” ujar Sholihin.
Sementara itu, narasumber Pilar Kebangsaan yang menjadi tim dalam kunjungan ini, Turiman Fathurrahman yang dikenal dengan tulisannya tentang sejarah lambang burung Garuda dalam pemaparannya memberikan pencerahan kepada para siswa mengenai pentingnya pemahaman dan pengamalan Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.
Ia menekankan bahwa nilai-nilai kebangsaan tersebut harus dipahami tidak hanya secara teori, tetapi juga dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini merupakan bagian dari upaya menanamkan kesadaran berbangsa dan bernegara sejak dini, khususnya kepada generasi muda sebagai penerus bangsa,” ujar Dosen Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura Pontianak di hadapan para siswa MAN 1 Pontianak.
Sesi tanya terjadi antara Melvin dan siswa yang menjawab pertanyaan yang diajukan oleh sultan Pontianak IX ini. Bagi yang bisa menjawab, Sultan memberikan reward kepada peserta yang bisa menjawab pertanyaannya. Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif melalui sesi ini, kegiatan diakhiri dengan foto bersama.






