KALBAR SATU ID – Upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap dinamika demokrasi terus dilakukan melalui ruang-ruang diskusi publik. Kalbar Satu ID menggelar diskusi dan bedah buku Di Bawah Bendera Demokrasi karya Abdul Haris di Aming Podomoro, Rabu (14/10/2026), dengan menghadirkan sejumlah tokoh dari berbagai bidang untuk membahas demokrasi dari sudut pandang yang beragam.
Kegiatan ini mempertemukan unsur penyelenggara pemilu, akademisi, legislatif, dan pengawas pemilu dalam satu forum dialog. Sejumlah narasumber yang hadir yakni penulis buku Abdul Haris, Ketua KPU Kalimantan Barat Muhammad Syarifuddin Budi, akademisi Prof. Dr. Rianawati, M.Ag., anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat Zulvifdar Zaidar Mochtar, S.E., M.M., serta Mohamad, S.H., yang pernah menjabat sebagai Komisioner Bawaslu Kalimantan Barat periode 2013–2023.
Pertemuan lintas perspektif tersebut menjadi kesempatan untuk membicarakan berbagai persoalan demokrasi, mulai dari pemahaman terhadap nilai-nilai demokratis hingga pelaksanaannya dalam kehidupan politik di tingkat daerah.
Mengupas Tantangan Demokrasi dari Berbagai Sudut Pandang
Buku Di Bawah Bendera Demokrasi menjadi titik berangkat bagi peserta untuk menelaah hubungan antara pemikiran demokrasi dan realitas politik. Pembahasan tidak hanya berfokus pada pemilu sebagai sarana memilih pemimpin, tetapi juga pada aspek yang lebih luas, seperti partisipasi masyarakat, tanggung jawab lembaga publik, serta pentingnya menjaga integritas dalam proses demokrasi.
Keterlibatan narasumber dengan latar belakang berbeda turut memberikan dimensi tersendiri dalam diskusi. Perspektif penyelenggara pemilu dan pengawas pemilu berkaitan dengan pelaksanaan serta pengawasan proses demokrasi, sementara pandangan akademisi dan anggota legislatif memperluas pembahasan ke ranah pemikiran, kebijakan, dan praktik politik.
Melalui pertemuan tersebut, demokrasi ditempatkan sebagai tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat. Keberadaan mekanisme pemilu saja tidak cukup tanpa diiringi kesadaran politik, keterbukaan terhadap perbedaan, dan kepercayaan publik terhadap institusi demokrasi.
Ruang Dialog untuk Membangun Kesadaran Politik
Di tengah perkembangan kehidupan politik, diskusi publik memiliki peran penting dalam membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memahami persoalan secara lebih kritis. Bedah buku menjadi salah satu pendekatan yang dapat mempertemukan gagasan tertulis dengan pengalaman dan pandangan para praktisi di lapangan.
Kalbar Satu ID melalui penyelenggaraan forum ini turut menghadirkan ruang pertukaran pemikiran yang melibatkan berbagai kalangan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas diskursus politik sekaligus mendorong masyarakat agar tidak hanya menjadi penonton dalam proses demokrasi, tetapi juga memahami peran dan tanggung jawabnya.
Diskusi ini juga disiarkan melalui kanal YouTube Kalbar Satu ID. Dengan demikian, masyarakat yang tidak dapat mengikuti kegiatan secara langsung tetap memiliki kesempatan untuk menyimak pembahasan mengenai demokrasi dan dinamika politik di Kalimantan Barat.
Demokrasi Membutuhkan Partisipasi Masyarakat
Penyelenggaraan bedah buku Di Bawah Bendera Demokrasi memperlihatkan pentingnya menjaga tradisi dialog dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Pertukaran pandangan yang melibatkan berbagai latar belakang diharapkan dapat memperkaya pemahaman publik mengenai tantangan demokrasi serta pentingnya menjaga proses politik yang terbuka dan berintegritas.
Demokrasi yang berkualitas memerlukan lebih dari sekadar penyelenggaraan pemilihan umum. Kesadaran masyarakat, keberanian menyampaikan kritik secara bertanggung jawab, penghormatan terhadap perbedaan, serta pengawasan terhadap jalannya pemerintahan merupakan bagian penting dalam menjaga kehidupan demokratis.
Melalui forum semacam ini, Kalbar Satu ID diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mengembangkan literasi politik dan memperluas ruang diskusi publik di Kalimantan Barat, sehingga demokrasi tidak hanya menjadi wacana, tetapi juga menjadi nilai yang dipahami dan dijalankan dalam kehidupan sehari-hari.






