KALBAR SATU ID, TERKINI – Ketua Cabang PMII Pontianak Raya menegaskan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam mengawal berbagai kebijakan strategis pemerintah, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan “Gen Z Talk x BGN” yang digelar PMII Pontianak Raya di Aula Dinas Wakil Wali Kota Pontianak, Sabtu, 16 Mei 2026.

Menurutnya, kehadiran forum dialog tersebut menjadi langkah untuk membuka ruang komunikasi antara pemerintah dan generasi muda agar tercipta pemahaman yang sama terkait arah kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN). Ia menilai hingga saat ini masih banyak masyarakat yang mempertanyakan tujuan serta dampak jangka panjang program MBG.

“Forum ini kami hadirkan untuk mempersatukan persepsi, karena di luar sana masih banyak yang bertanya-tanya tentang tujuan dan arah kebijakan BGN ke depan. Ini adalah ruang diskusi terbuka bagi generasi muda untuk menyampaikan pertanyaan dan pandangan dalam suasana diskusi yang sehat,” ujarnya.

Ia mengatakan, PMII Pontianak Raya sengaja melibatkan mahasiswa dan pelajar dalam forum tersebut agar generasi muda tidak hanya menjadi penerima kebijakan, tetapi juga mampu memberikan kritik dan evaluasi yang konstruktif terhadap pelaksanaan program pemerintah.

Baginya, program MBG merupakan isu penting karena berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan. Oleh sebab itu, keterlibatan Gen Z dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan program berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain menjadi ruang penyampaian aspirasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap isu gizi, pendidikan, dan pembangunan sosial. PMII Pontianak Raya menilai dialog yang sehat dan terbuka perlu terus dibangun agar kebijakan publik dapat diawasi bersama secara objektif dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan “Gen Z Talk x BGN”, PMII Pontianak Raya ingin menghadirkan budaya diskusi yang lebih edukatif di kalangan anak muda, sekaligus mendorong partisipasi aktif mahasiswa dan pelajar dalam mengawal program-program strategis menuju Indonesia Emas 2045.