KALBAR SATU ID – Sujiwo mengaku punya tanggung jawab moral mengawal proyek air bersih senilai Rp93 miliar dari APBN. Untuk itu, ia menegaskan proyek harus berjalan sesuai mekanisme dan prosedur. Menurutnya, air bersih lebih dari sekadar kebutuhan dasar.

“Pelayanan air bersih itu posisi kedua setelah infrastruktur. Dampaknya ke kesehatan, ke investasi. Jadi harus saya beri atensi maksimal,” kata Sujiwo selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) Perumdam Tirta Raya Kubu Raya, saat melakukan kunjungan kerja ke PT Anugerah Tirta Indonesia di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (5/5/2026).

Ia menjamin seluruh proses proyek sesuai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis. Termasuk produk yang digunakan, dipastikan berkualitas dan tahan lama sesuai ketentuan regulasi.

“Pengadaan produknya pun berkualitas dan punya ketahanan,” ujarnya.

Lebih lanjut Sujiwo menyebut pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Arang Limbung di Kecamatan Sungai Raya akan dituntaskan secara bertahap.

“Insyaallah tahun depan pelayanan air bersih di Sungai Raya dan sekitarnya akan lebih baik, lebih bersih, dan lebih kencang,” ucapnya.

Demikian pula, lanjut Sujiwo, proyek air bersih B2B Kecamatan Sungai Kakap. Di mana dirinya menargetkan pada pertengahan 2027, layanan air bersih di Sungai Kakap juga sudah berjalan optimal.

“Kami akan bekerja keras semaksimal mungkin agar layanan air bersih benar-benar dapat diberikan secara baik kepada seluruh masyarakat Kubu Raya,” tutupnya.