Jalan Poros Kecamatan KMB Kurang Perhatian, Yoga: Fraksi PDIP Siap Kawal

  • Whatsapp
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) dari Fraksi PDI Perjuangan, dapil 6 Kabupaten Kubu Raya, Yoga Irawan SE, MM menggelar reses atau komunikasi dua arah antara legislatif dengan konstituen, Senin 8 Februari 2021.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) dari Fraksi PDI Perjuangan, dapil 6 Kabupaten Kubu Raya, Yoga Irawan SE, MM menggelar reses atau komunikasi dua arah antara legislatif dengan konstituen, Senin 8 Februari 2021.

KUBU RAYA, KALBARSATU.ID — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) dari Fraksi PDI Perjuangan dapil 6 Kabupaten Kubu Raya, Yoga Irawan SE, MM menggelar reses atau komunikasi dua arah antara legislatif dengan konstituen di Kecamatan Kuala Mandor B, Senin 8 Februari 2021.

Hadir pada agenda reses, Bendahara DPD PDI Perjuangan Kalbar Sujiwo, Ketua DPC PDI Perjuangan Agus Sudarmansyah, dan Anggota DPRD Provinsi Kalbar dapil Kubu Raya – Mempawah, Meiske Anggrainy.

Bacaan Lainnya

Yoga Irawan mengatakan reses yang dilakukan di Kecamatan Kuala Mandor-B (KMB) itu merupakan kegiatan kedewanan yaitu terkait menyerap aspirasi masyarakat.

“Adapun usulan-usulan yang mereka utarakan adalah terkait masalah infrastruktur, yaitu soal jalan poros Kecamatan Kuala Mandor B yang masih kurang perhatian,” ujar Yoga usai melaksanakan reses, Senin 8 Februari 2021.

Yoga juga mengakui bahwa pembangunan infrastrukur jalan poros kecamatan Kuala Mandor B memang lamban dan kurang cepat.

“Infrastruktur khususnya Jalan Poros Kecamatan Kuala Mandor B (KMB) ini sangat minim, bahkan sangat minim sekali,” kata Yoga.

Namun yang disayangkan, lanjut Yoga, ketika pemerintah daerah (pemda) malah membangun jalan lingkungan yang merupakan wewenang desa untuk membangun melalui dana desa. Padahal jalan poros itu penting.

“Nah, alangkah mubazirnya ketika pembangunan yang dilakukan ini terfokus kepada jalan lingkungan sedangkan jalan lingkungan bisa dibangun dengan dana desa. Dan saya lihat Begitu besar Pemda Membangun Jalan Lingkungan,” imbuh Yoga.

Bahkan dirinya merasa jalan poros Kecamatan KMB diabaikan, padahal dengan lambatnya pembangunan jalan poros ini secara otomatis memperlambat pertumbuhan ekonomi masyarakat yang ada di pedesaan.

“Kami dari Fraksi PDI Perjuangan siap mengawal dan akan membahas ini nanti di dalam pembahasan anggaran terutama fokus kepada jalan poros. Dan kalau bisa jalan poros ini akan kita besarkan pembiayaannya,” terang Yoga.

“Insya Allah nanti dipembahasan APBD 2022 akan kami genjot dan akan coba mengusulkan di draf pembahasan itu Jalan Poros menjadi skala prioritas,” tambah Yoga.#

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar