Sujiwo Dorong PJU di Ruas Jalan Kuala Dua-Sungai Asam

Sujiwo Dorong PJU di Ruas Jalan Kuala Dua-Sungai Asam
Sujiwo Dorong PJU di Ruas Jalan Kuala Dua-Sungai Asam. Foto/istimewa.

KALBAR SATU ID – Bupati Kubu Raya Sujiwo memberikan atensi khusus pada penerangan di ruas jalan Kuala Dua-Sungai Asam, Kecamatan Sungai Raya. Sebab menurutnya, jalan yang mulus tak cukup membuat perjalanan masyarakat aman. Ia menegaskan selain nyaman, pengguna jalan juga harus aman khususnya di malam hari. Hal tersebut disampaikan Bupati Sujiwo saat meninjau pembangunan jalan poros kabupaten di Desa Mekar Sari, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (25/9/2026).

Menurut Sujiwo, pembangunan ruas Kuala Dua–Sungai Asam memiliki arti penting karena menjadi jalur yang cukup padat dan menghubungkan Kecamatan Sungai Raya dengan Kecamatan Terentang.

Bacaan Lainnya

“Kenapa saya fokus di sini? Karena ruas jalan ini sangat padat. Ketika ini dibangun, kita telah memberikan perhatian kepada pengguna jalan dari Kecamatan Terentang dan Kecamatan Sungai Raya,” ujarnya.

Pembangunan jalan, lanjut dia, dilakukan dengan spesifikasi tinggi. Pada tahap yang sedang dikerjakan, pemerintah mengalokasikan Rp6,2 miliar yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) untuk penanganan sepanjang 945 meter. Sebelumnya, ruas tersebut juga telah mendapatkan dukungan anggaran melalui DAK sebesar Rp14,3 miliar. Dukungan pembangunan selanjutnya melalui IJD sebesar Rp20 miliar juga diharapkan dapat segera direalisasikan.

Sujiwo mengatakan selain memastikan kualitas badan jalan, aspek penerangan harus menjadi perhatian berikutnya. Ia berharap pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) dapat diperjuangkan melalui perubahan anggaran tahun depan. Menurutnya, penerangan jalan bukan sekadar mempercantik kawasan. Keberadaan PJU diharapkan dapat menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang menggunakan jalan tersebut pada malam hari.

“Penerangan jalannya juga harus memungkinkan sehingga meminimalisir kriminalitas, meminimalisir laka lantas, membuat senang masyarakat, membuat tenang, aman, bahagia,” ujar Sujiwo.

Di sisi lain, Sujiwo mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga keselamatan setelah jalan selesai dibangun. Kondisi jalan yang semakin baik tidak boleh membuat pengguna kendaraan justru meningkatkan kecepatan secara berlebihan. Ia menyebut di ruas tersebut sebelumnya telah beberapa kali terjadi kecelakaan. Karena itu, masyarakat diminta menjadikan peningkatan kualitas jalan sebagai momentum untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas.

“Partisipasi masyarakat juga harus. Kemudian pengguna jalan, kalau sudah licin jalannya jangan kebut-kebutan. Kemarin kan ada beberapa kali kecelakaan,” ungkapnya.

Sujiwo menilai keberhasilan pembangunan infrastruktur pada akhirnya bukan hanya ditentukan oleh kualitas pekerjaan pemerintah. Masyarakat juga perlu ikut merawat fasilitas yang telah dibangun dan menjaga ketertiban di sepanjang jalur tersebut.

“Jalannya mulus, halus, kemudian penerangan jalannya juga harus memungkinkan,” ucapnya.

Ia berharap pembangunan jalan Kuala Dua-Sungai Asam dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas dan memperkuat konektivitas antarwilayah.

“Membuat senang masyarakat, membuat tenang, aman, bahagia,” kata Sujiwo.

Ikuti GOOGLE NEWS atau Join Channel TELEGRAM

Pos terkait