KALBAR SATU ID – Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto berharap kebijakan otonomi daerah dapat semakin optimal diterapkan. Sehingga terjadi percepatan kesejahteraan rakyat sebagaimana semangat utama otonomi daerah dengan adanya desentralisasi kewenangan. Untuk itu, ia meminta pemerintah pusat memberikan atensi penuh terhadap kepentingan dan kebutuhan masyarakat di daerah.

“Mudah-mudahan otonomi daerah itu semakin kuat dan bukan semakin melemah. Artinya, pemerintah pusat selalu memperhatikan dan mengakomodir apa kepentingan-kepentingan dan kebutuhan-kebutuhan daerah, terlebih di tengah situasi dan kondisi saat ini,” kata Wakil Bupati Sukiryanto usai menjadi inspektur Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (27/4/2026).

Sukiryanto mengatakan di momen peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, pihaknya berharap pemerintah pusat lebih memperhatikan daerah. Terutama terkait kebijakan anggaran di mana Kabupaten Kubu Raya mengalami pemangkasan transfer keuangan daerah dengan jumlah yang signifikan.

“Di Hari Otonomi Daerah yang ke-30 ini, harapan kepada pemerintah pusat agar ke depan lebih memperhatikan kami di daerah, terutama tentang pemotongan-pemotongan dari anggaran. Apalagi di Kubu Raya setiap tahun kita harus berhadapan dengan ancaman kebakaran hutan dan lahan,” tuturnya.

Sukiryanto lebih lanjut menyoroti pemangkasan yang mencapai Rp397 miliar. Di mana program-program yang sudah direncanakan akhirnya tidak dapat terlaksana.

“Padahal kita sudah menyosialisasikan kepada masyarakat Kubu Raya yang luas wilayahnya ini hampir 78 kali lipat dari kota Pontianak,” ucapnya.

Sukiryanto menilai penganggaran dari pusat idealnya proporsional dengan luasan wilayah dan jumlah penduduk.

“Bukan semata hanya berdasarkan jumlah penduduk tapi luasan tidak dihitung. Sedangkan infrastruktur itu berdasarkan luasan,” sebutnya.