IKAPPASPON Gelar Ngaji Kitab, Ketua Lakpesdam NU Pontianak Sebut Ciri Khas yang Dimiliki Nahdlatul Ulama

Kegiatan Rutinan Ngaji Kitab dan Silaturrahim yang digelar oleh IKAPPASPON di kediaman saudara Sudi Gafari alamat Jl. Selat Sumba Pontianak Utara, Kota Pontianak. Selasa, 15 Februari 2022.
Kegiatan Rutinan Ngaji Kitab dan Silaturrahim yang digelar oleh IKAPPASPON di kediaman saudara Sudi Gafari alamat Jl. Selat Sumba Pontianak Utara, Kota Pontianak. Selasa, 15 Februari 2022.

PONTIANAK, KALBAR SATU ID- Dalam rangka memperkuat tradisi keilmuan khas Nahdlatul Ulama (NU) dan silaturrahim antar generasi Ikatan Alumni Pondok Pesantren Assirojiyah Pontianak (IKAPPASPON) menggelar Rutinan Ngaji Kitab dua kali dalam sebulan.

Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) NU Kota Pontianak Aminullah sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan Rutinan Ngaji Kitab dan silayurrahim antar alumni tersebut.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Hadiri Raker dan Musker I, Bahasan: PCNU Bisa Bersinergi dengan Pemerintah Kota Pontianak

Baca juga: PCNU Kota Pontianak Gelar Musker dan Raker I, Pengadaan Sekretariat Menjadi Program Prioritas

“Tradisi Ngaji Kitab yang dilakukan oleh alumni Pondok Pesantren salah satunya IKAPPASPON merupakan tradisi dan ciri khas yang dimiliki oleh Nahdlatul Ulama,” ujarnya, Selasa (15/02/2022).

Selain Ngaji Kitab, ada juga tradisi merawat silaturahim antar generasi untuk mengembangkan keilmuan khas NU itu sendiri.

Baca juga: Paska Muktamar NU ke-34, PCNU Kota Pontianak Kembali Fokuskan Kinerja Lembaga

Baca juga: Sejumlah Nama Politisi yang Jadi Pengurus PBNU 2022-2027

“Dalam ber-NU sendiri silaturrahim merupakan tradisi yang harus dirawat untuk saling menjaga hubungan antar manusia atau yang biasa kita sebut Ukhuwah Bashoriyah,” ungkapnya.

Adapun salah satu Rutinan Ngaji Kitab yang digelar IKAPPASPON yaitu An Nasoihud Diniyah karangan dari Sayyid Abdullah bin Alawi Al Haddad dan ada beberapa kitab lainnya.

Ikuti Berita dan Artikel terbaru KALBAR SATU ID di GOOGLE NEWS

Pos terkait