KALBAR SATU ID – Kekeringan berkepanjangan membuat warga Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, kesulitan mendapatkan air bersih. Sejumlah sungai mengering, sementara sumber air yang tersisa semakin terbatas. Bahkan, sebagian air dilaporkan mulai terasa asin.
Di tengah kondisi tersebut, Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin, menyalurkan 48.000 liter air bersih untuk membantu masyarakat terdampak kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Bantuan disalurkan melalui DPC PKB Kabupaten Ketapang ke enam wilayah, yakni Sukaharja, Banjar, Mulia Baru, Sukabangun Dalam, Payak Kumang, dan Kauman.
Ketua DPC PKB Ketapang, Farhan, mengatakan air bersih tersebut menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. Bahkan, pasokan air harus didatangkan dari wilayah lain dengan jarak sekitar 81 kilometer untuk membantu memenuhi kebutuhan warga.
“Bagi masyarakat yang telah berbulan-bulan menghadapi keterbatasan air, bantuan ini bukan sekadar pasokan air, tetapi juga bentuk kepedulian di tengah situasi sulit” ujar Farhan
Salah seorang warga Kelurahan Banjar menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut. Ia mengaku masyarakat setempat telah hampir empat bulan tidak merasakan hujan.
Ketika air menjadi kebutuhan yang sulit didapat, kepedulian harus hadir melalui aksi nyata.







