COMPASS 2026 Tanamkan Etika Komunikasi Lewat Permainan Pesan Berantai

COMPASS 2026 Tanamkan Etika Komunikasi Lewat Permainan Pesan Berantai
COMPASS 2026 Tanamkan Etika Komunikasi Lewat Permainan Pesan Berantai. Foto/istimewa.

KALBAR SATU ID – Suasana kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Karya Ilmiah (PKM-KI) COMPASS 2026 di SMK Pancasila berlangsung interaktif melalui permainan Pesan Berantai. Permainan ini menjadi bagian dari sesi materi Budaya Berbahasa Santun bertajuk “The Power of Words” yang disampaikan oleh Dewi Purnama Sari dari Tim COMPASS IAIN Pontianak.

Melalui permainan tersebut, peserta diminta menyampaikan pesan secara berantai dari satu orang kepada peserta berikutnya. Setiap peserta harus mendengarkan dan meneruskan pesan yang diterima dengan cermat. Aktivitas ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa tentang bagaimana sebuah informasi dapat berubah ketika disampaikan dari orang ke orang.

Bacaan Lainnya

Dewi Purnama Sari menjelaskan bahwa permainan ini tidak sekadar menjadi sarana hiburan, tetapi juga mengandung pembelajaran tentang ketelitian, kemampuan mendengarkan, dan tanggung jawab dalam berkomunikasi.

“Melalui permainan Pesan Berantai, peserta belajar bahwa menyampaikan informasi tidak cukup hanya dengan berbicara. Kita juga perlu mendengarkan dengan saksama, memahami pesan, dan menyampaikannya kembali secara tepat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,”

Pengalaman mengikuti permainan tersebut juga dapat menjadi refleksi bagi siswa tentang pentingnya menjaga keakuratan informasi. Salah seorang peserta, dalam contoh pernyataan yang perlu dikonfirmasi, mengungkapkan bahwa permainan tersebut memberikan pelajaran mengenai pentingnya mendengarkan dengan baik sebelum meneruskan pesan.

“Dari permainan ini, saya belajar bahwa pesan yang kita sampaikan bisa berubah kalau kita tidak mendengarkan dengan teliti. Jadi, kita harus fokus dan tidak asal menyampaikan informasi kepada orang lain,”

Selain melatih ketelitian, permainan Pesan Berantai mengajak siswa memahami bahwa komunikasi yang baik membutuhkan tanggung jawab dari setiap orang yang terlibat.

Kesalahan dalam menerima atau menyampaikan informasi dapat memunculkan perbedaan pemahaman, bahkan berpotensi menimbulkan persoalan apabila informasi tersebut diteruskan tanpa diperiksa.

Pesan ini sejalan dengan prinsip tabayyun dalam QS. Al-Hujurat ayat 6, yang mengajarkan pentingnya memeriksa kebenaran berita sebelum mempercayai atau menyebarkannya. Prinsip tersebut relevan dengan kehidupan siswa, baik ketika berinteraksi di lingkungan sekolah maupun ketika menggunakan media sosial.

Melalui aktivitas yang partisipatif ini, COMPASS 2026 berupaya menghadirkan pembelajaran yang dekat dengan pengalaman sehari-hari peserta. Siswa tidak hanya diajak memahami pentingnya berbicara dengan santun, tetapi juga membiasakan diri mendengarkan secara saksama, memahami pesan, dan bertanggung jawab terhadap informasi yang disampaikan.

Permainan Pesan Berantai menjadi pengingat bahwa setiap kata memiliki pengaruh dan setiap pesan membawa tanggung jawab. Dengan membangun kebiasaan berkomunikasi secara santun, teliti, dan bertanggung jawab, generasi muda diharapkan mampu menciptakan hubungan yang lebih baik serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Ikuti GOOGLE NEWS atau Join Channel TELEGRAM

Pos terkait