KALBAR SATU ID – Puskesmas Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, tetap membagikan masker kepada masyarakat meskipun hujan telah turun di sejumlah wilayah. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terlihat pekat sehingga perlindungan terhadap paparan asap tetap diperlukan.
Pada Rabu (16/9/2026), Puskesmas Sungai Kakap menyalurkan masker kepada masyarakat, termasuk melalui Pos Angkatan Laut (Posal) Sungai Kakap Kodaeral XII Pontianak.
Sebanyak 250 masker dibagikan melalui Posal Sungai Kakap. Masker tersebut berasal dari Puskesmas Sungai Kakap dan bantuan Ketua Gema Sadhana Kalimantan Barat Pangeran Anom Andi Yanto.
Kepala Puskesmas Sungai Kakap Hawarah mengatakan hujan yang turun belum sepenuhnya membuat kondisi udara terbebas dari asap karhutla.
“Walaupun sudah turun hujan, kabut asap akibat karhutla masih pekat. Karena itu, kami tetap membagikan masker kepada masyarakat untuk mengurangi paparan asap,” kata Hawarah.
Menurut dia, masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah perlu menggunakan masker, sementara aktivitas di luar ruangan sebaiknya dikurangi selama kondisi udara masih dipenuhi asap.
“Kalau memang harus keluar rumah, gunakan masker. Kurangi aktivitas di luar rumah selama kabut asap masih pekat,” ujarnya.
Hawarah juga mengingatkan masyarakat menjaga kondisi tubuh dengan memperbanyak minum air putih serta mengonsumsi buah dan sayuran.
“Jika mengalami batuk, sesak napas atau keluhan kesehatan lainnya, segera datang ke puskesmas untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan,” katanya.
Dalam pembagian masker tersebut, Danposal Sungai Kakap Letda Laut (T) Akhmad Khabibulloh turut membantu penyaluran masker kepada masyarakat melalui Posal Sungai Kakap Kodaeral XII Pontianak.
Puskesmas Sungai Kakap mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap dampak kabut asap. Turunnya hujan belum sepenuhnya menghilangkan asap karhutla di wilayah Kubu Raya sehingga penggunaan masker masih diperlukan, terutama ketika berada di luar ruangan.







