Korban Kebakaran di Pontianak Timur Berharap ada Bantuan dari Pemerintah dan Pihak Terkait

  • Whatsapp
Foto Peristiwa Kebakaran di Pontianak Timur/ISTIMEWA
Foto Peristiwa Kebakaran di Pontianak Timur/ISTIMEWA

KALBARSATU.ID – Kebakaran yang terjadi di RT 04 RW 001 Gang Madu Kelurahan Tanjung Hilir Pontianak Timur pada Selasa (30/6/20) telah mengakibatkan 30 jiwa diungsikan lantaran tempat tinggalnya hangus terbakar.

Ketua Rukun Tetangga (RT) 04 Kelurahan Tanjung, Pasidin mengatakan, tadi malam Dinas Sosial memberikan bantuan makanan ke korban kebakaran.

Bacaan Lainnya

“Pagi bantuan pakaian balita dari keluarga dan susu untuk balita dari puskesmas..Serta bantuan kayu dan papan dari Lurah Tanjung Hilir untuk memperbaiki jalan yang rusak akibat peristiwa tersebut,” katanya, Selasa (1/7/20).

Dirinya mengatakan untuk data warga yang menjadi korban kebakaran telah diserahkan kepada pemerintah terkait.

“Ada tujuh unit rumah yang terbuat dari kayu sudah ludes terbakar. Lima rumah warga dan dua dapur rumah warga yang terbakar,” imbuhnya

Sedangkan untuk sepuluh pintu mes rimba ramin dengan penghuni enam orang dan empat pintu tidak di tempati pun juga ikut ludes terbakar.

“Yang sangat dibutuhkan warga pakaian dan makanan karena pakaiannya hanya dibadan jak yang lain terbakar. Harapannya lebih cepat dapat bantuan,” ujarnya.

Menurut keterangan Pasidin mengatakan bahwa api dipicu korsleting listrik.

Sementara salah satu warga korban, Yuni yang tinggal bersama mertua berserta balitanya yang masih berusia 18 hari saat ini terpaksa harus mengungsi di tempat keluarganya yang tak jauh dari tempat kejadian.

Yuni mengatakan, saat kejadian dirinya tidak mengetahui bahwa kebakaran bermula dari dapur rumahnya.

Ia baru menyadari setelah mendengar suara warga yang berteriak kebakaran.

Beruntungnya ia dan keluarga masih bisa melarikan diri dari kobaran si jago merah.

Namun untuk dokumen dan barang-barang yang ada di rumahnya ludes terbakar.

“Tak tau kalau ada kebakaran, karena ada suara teriakan dari warga ada kebakaran saya langsung lari. Semua barang-barang ikut terbakar, pakaian hanya sisa yang dipakai ini saja,” imbuhnya.

Dengan musibah yang dialaminya, Yuni hanya pasrah dan berharap mendapatkan bantuan dari Pemerintah dan pihak-pihak terkait.**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan