Kubu Raya Raih Peringkat III TP2DD se-Kalimantan, Sujiwo Dorong Perluasan E-Transaksi

Kubu Raya Raih Peringkat III TP2DD se-Kalimantan, Sujiwo Dorong Perluasan E-Transaksi
Kubu Raya Raih Peringkat III TP2DD se-Kalimantan, Sujiwo Dorong Perluasan E-Transaksi. Foto/istimewa.

KALBAR SATU ID – Kabupaten Kubu Raya berhasil menjadi Kabupaten Terbaik III Wilayah Kalimantan untuk Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Bupati Kubu Raya Sujiwo mengucap syukur dan menyebut capaian itu sebagai hasil dari kerja bersama.

“Alhamdulillah ini berkat kerja bersama, kita menjadi kabupaten atau daerah yang masuk urutan ketiga atau tiga besar se-Kalimantan dan nomor satu di Kalimantan Barat. Maka itu harus dipertahankan, walaupun bukan itu tujuan utamanya. Tujuan utamanya itu hanya bonus saja,” kata Sujiwo saat menghadiri High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Kubu Raya di Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (18/6/2026).

Bacaan Lainnya

Sujiwo menegaskan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) sebagai implementasi dari digitalisasi daerah wajib dilakukan untuk mewujudkan tata kelola keuangan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Kenapa sih elektronifikasi transaksi pemerintah daerah itu wajib untuk kita lakukan? Bukan hanya semata-mata untuk mendongkrak, tapi memaksimalkan pendapatan asli daerah. Dengan sistem digitalisasi, dengan sistem elektronik transaksi pemerintah daerah, maka akan terwujud itu peningkatan PAD-nya. Karena kebocoran anggaran akan terminimalisir, pungli akan terminimalisir. Dan goal utamanya apa sih sebenarnya? Tata kelola keuangan yang baik, yang bersih, dan transparan,” tuturnya.

Ia mengingatkan suksesnya ETPD bukan hanya tugas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), melainkan tanggung jawab seluruh perangkat daerah.

“Untuk melaksanakan e-transaksi pemerintah daerah itu bukan semata-mata hanya tanggung jawabnya Bapenda. Ini tanggung jawab bersama, terutama perangkat daerah-perangkat daerah yang terkorelasi. Jadi harus sudah hilangkan yang namanya ego sektoral. Harus kerja secara kolaboratif,” tegasnya.

Ikuti GOOGLE NEWS atau Join Channel TELEGRAM

Pos terkait