KALBAR SATU ID – Bupati Kubu Raya Sujiwo mengungkap postur APBD 2027 yang akan diprioritaskan ke sektor pendidikan dan kesehatan. Hal itu menyusul pemangkasan transfer keuangan daerah dari pemerintah pusat dengan nilai yang sangat signifikan. Bupati Sujiwo menuturkan sebanyak 60 persen bangunan SD dan SMP Negeri di Kubu Raya kondisinya rusak, serupa juga yang terjadi pada puskesmas dan alat-alat kesehatan yang sekitar 60 persen juga tidak layak pakai.
“Kami sangat prihatin dan sedih. Tapi tidak boleh menyerah. Pendidikan dan kesehatan punya mandatory spending secara nasional, jadi tahun depan akan kami maksimalkan,” kata Sujiwo usai menghadiri rapat paripurna pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Kubu Raya Tahun Anggaran 2025 di Ruang Sidang DPRD Kubu Raya, Jumat (19/6/2026).
Untuk menutup defisit, Sujiwo menerangkan pemerintah kabupaten akan mengurangi belanja infrastruktur jalan poros ekonomi dari APBD. Namun, tidak ada pengurangan pada volume pembangunan jalan karena akan ditutup lewat dana APBN.
“Kalaupun berkurang ya karena ada aturan maksimum Rp100 miliar. Mohon doanya,” ucapnya.







