Tim Dayung se-Kalbar Adu Cepat di Sungai Kapuas

Tim Dayung se-Kalbar Adu Cepat di Sungai Kapuas
Tim Dayung se-Kalbar Adu Cepat di Sungai Kapuas. Foto/istimewa.

KALBAR SATU ID – Riuh sorak-sorai penonton berpadu dengan semangat para pendayung yang bersiap mengayunkan dayung di atas Sungai Kapuas.

Pontianak Dragon Boat Race menghadirkan kemeriahan tersendiri di kawasan Taman Alun Kapuas, Pontianak, Jumat (6/11/2026) pagi. Ajang ini menjadi panggung unjuk kemampuan para pendayung terbaik dari berbagai daerah di Kalimantan Barat, sekaligus diramaikan kehadiran sejumlah tim dari negara tetangga.

Bacaan Lainnya

Semarak kegiatan semakin terasa dengan kehadiran Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalbar, Daud Yordan, yang dikenal dengan julukan The Boxing Senator. Didampingi Ketua Harian KONI Kalbar Saupi dan Kabid Pembinaan Prestasi (Binpres) Damianus Yordan, kedatangan Daud disambut meriah oleh para atlet dayung dari berbagai kabupaten/kota se-Kalbar.

Sambutan hangat tersebut mencerminkan antusiasme insan olahraga terhadap pelaksanaan Porprov XIV Kalbar 2026. Kehadiran pimpinan KONI Kalbar di tengah-tengah atlet juga menjadi bentuk perhatian dan dukungan terhadap perjuangan mereka dalam mengukir prestasi.

Daud Yordan mengapresiasi semangat para atlet yang mengikuti kompetisi tersebut. Ia mengingatkan bahwa arena Porprov bukan sekadar tempat mengejar kemenangan dan medali, melainkan juga momentum membangun persaudaraan serta mempererat silaturahmi antarkabupaten/kota.

“Bertandinglah dengan penuh semangat dan tunjukkan kemampuan terbaik. Namun, jangan pernah meninggalkan sportivitas. Hormati lawan, hargai keputusan wasit dan juri, serta jadikan Porprov ini sebagai ajang mempererat silaturahmi dan persaudaraan seluruh insan olahraga Kalimantan Barat,” pesannya.

Menurut Daud, kemenangan memang menjadi target setiap atlet dalam sebuah kompetisi. Namun, nilai perjuangan, kebersamaan, dan sikap saling menghargai merupakan bagian penting dari prestasi olahraga yang sesungguhnya.

“Menang dan kalah merupakan bagian dari pertandingan. Yang terpenting adalah bagaimana kita berjuang secara sportif, menjaga persaudaraan, dan membawa kebanggaan bagi daerah masing-masing. Kita ingin Porprov ini melahirkan atlet-atlet berprestasi yang juga memiliki karakter dan jiwa olahraga yang kuat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pontianak Dragon Boat Race, Helga Abraham, menjelaskan kejuaraan ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Pontianak, Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI), Asian Chinese Youth Association (ACYA), serta Sporta Indonesia.

Menurutnya, kejuaraan tersebut dirancang tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga wadah mempertemukan komunitas dan organisasi melalui olahraga dayung, sekaligus mempererat hubungan persahabatan antardaerah hingga lintas negara.

“Pontianak Dragon Boat Race mempertandingkan tiga kategori, yakni Open Man yang diikuti 30 tim, Inter Community Group/Organization sebanyak 30 tim, serta Exhibition Woman dengan 12 tim. Total ada 72 tim yang akan memeriahkan kejuaraan ini,” jelas Helga.

Owner Sporta Jawara Indonesia, Ongky Lesmana, turut menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Kolaborasi bersama berbagai pihak diharapkan mampu menghadirkan kompetisi yang meriah sekaligus memperkuat posisi Pontianak sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi pengembangan olahraga dayung.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, Dankodaeral Laksamana Muda TNI Sawa, serta Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalbar II Adrianus Asia Sidot yang juga menjabat Ketua Pengprov PODSI Kalbar.

Selain menjadi ajang kompetisi dan promosi olahraga dayung, kegiatan ini sekaligus menandai dimulainya pertandingan cabang olahraga dayung pada Porprov XIV Kalbar 2026. Empat nomor diperlombakan, yakni Dragon Boat, Kayak, Kano, dan Rowing.

Para pendayung terbaik dari kabupaten/kota se-Kalbar akan mengerahkan kemampuan, teknik, kecepatan, serta kekompakan untuk memperebutkan prestasi terbaik. Kehadiran sejumlah tim dari negara tetangga turut memberikan warna internasional sekaligus memperluas semangat persahabatan melalui olahraga.

Melalui Pontianak Dragon Boat Race, Sungai Kapuas tidak hanya menjadi saksi persaingan adu cepat di atas air, tetapi juga menjadi ruang pertemuan para atlet untuk membangun kebersamaan lintas daerah dan negara.

Semangat itulah yang diharapkan terus mengiringi Porprov XIV Kalbar 2026, sehingga kompetisi tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan mengangkat prestasi olahraga Kalimantan Barat.

Ikuti GOOGLE NEWS atau Join Channel TELEGRAM

Pos terkait