KALBAR SATU ID – Anggota Komisi VII DPR RI, Maria Lestari, S.Pd., M.H., secara resmi membuka kegiatan Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru (WUB) Industri Kecil di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Harris Pontianak pada 3–6 November 2026 tersebut diikuti ratusan peserta yang mendapatkan pelatihan keterampilan dan pengembangan usaha pada tiga komoditas strategis, yakni batik tulis pewarna alam, pengolahan kopi, dan pengelasan.
Maria Lestari mengatakan, kegiatan ini menjadi salah satu upaya mendorong lahirnya wirausaha baru yang kreatif, adaptif, dan mampu meningkatkan daya saing produk lokal.
Menurutnya, pelatihan tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga diarahkan untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan industri kecil.
“Melalui pelatihan ini, kita berharap dapat melahirkan wirausaha-wirausaha baru yang mampu menjadi generator ekonomi baru, khususnya di Kota Pontianak dan Kalimantan Barat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, terdapat tiga bidang keterampilan yang menjadi fokus pelatihan. Pertama, batik tulis pewarna alam yang diarahkan untuk mengangkat motif khas Kalimantan Barat sekaligus mengembangkan produk ramah lingkungan yang memiliki nilai tambah dan peluang di pasar sustainable fashion.
Kedua, pengolahan kopi yang memberikan pemahaman mengenai teknik pengolahan dari hulu hingga hilir. Pembekalan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan daya saing kopi lokal agar dapat menembus pasar yang lebih luas.
Baca juga: Maria Lestari Tampung Keluhan UMKM soal Agunan KUR
Ketiga, bidang pengelasan yang memberikan keterampilan manufaktur bagi peserta agar memiliki kompetensi kerja, memahami standar keselamatan, serta mampu mengembangkan peluang usaha di sektor jasa dan industri kecil.
Selain keterampilan teknis, peserta juga mendapatkan pembekalan pengetahuan mengenai pengembangan usaha, dukungan peralatan, serta fasilitasi legalitas usaha berupa Nomor Induk Berusaha (NIB).
Dengan demikian, para peserta diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan produksi, tetapi juga mampu menjalankan usaha secara legal, profesional, dan berkelanjutan.
Maria Lestari yang merupakan satu-satunya legislator perempuan dari Kalimantan Barat itu mengajak masyarakat untuk terus mendukung produk dan karya lokal sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian daerah.
Ia berharap, melalui kegiatan tersebut semakin banyak pelaku usaha baru yang tumbuh, mampu menciptakan lapangan kerja, serta berkontribusi terhadap pengembangan industri kecil di Kalimantan Barat.
“Yuk, dukung produk dan karya lokal demi kemandirian ekonomi Kota Khatulistiwa,” ajaknya.







