Sujiwo Gandeng Investor Perluas Layanan Air Bersih

Sujiwo Gandeng Investor Perluas Layanan Air Bersih
Sujiwo Gandeng Investor Perluas Layanan Air Bersih. Foto/istimewa .

KALBAR SATU ID – Memperluas jangkauan layanan air bersih khususnya di Kecamatan Sungai Kakap dan sekitarnya, Bupati Kubu Raya Sujiwo mendorong percepatan kerja sama business to business (B to B) antara Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Raya Kubu Raya dengan PT Rafa Karya Indonesia. Melalui skema kerja sama, proyek berkapasitas 300 liter per detik disiapkan untuk menjangkau sekitar 32 ribu pelanggan di kawasan tersebut. Pada Rabu (30/9/2026), Bupati Sujiwo bersama Direktur Utama Perumdam Harmawan dan sejumlah kepala perangkat daerah terkait bertemu pimpinan PT Rafa Karya Indonesia Titi Khoiriah di kantor PT Rafa, Jakarta.

Menurut Sujiwo, pengembangan layanan air bersih membutuhkan perencanaan yang matang serta kemitraan yang dikelola secara profesional. Oleh karena itu, ia memberikan ruang kepada manajemen Perumdam Tirta Raya untuk menjalin komunikasi dan mematangkan rencana kerja sama dengan calon investor.

Bacaan Lainnya

“Harapan masyarakat adalah B2B ini segera terealisasi dan teraplikasi, yang pada akhirnya nanti adalah pelayanan air bersih khususnya di Kecamatan Sungai Kakap dan wilayah sekitarnya,” kata Sujiwo.

Ia mengatakan proses menuju realisasi investasi membutuhkan waktu dan harus melalui tahapan yang sesuai. Pemerintah daerah, ujarnya, ingin memastikan kerja sama yang dibangun tidak hanya terlaksana, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, independensi manajemen penting agar keputusan investasi dapat dipertanggungjawabkan baik dari sisi teknis maupun tata kelola perusahaan.

“Begitu banyak keluhan-keluhan itu (mengenai air bersih). Kan website Halo Bupati itu isinya keluhan, persoalan, permasalahan. Sekarang alhamdulillah (keluhan tersebut) sudah turun di ranking kedua,” ucapnya.

Direktur Utama Perumdam Tirta Raya Harmawan menjelaskan proyek kerja sama dirancang memiliki kapasitas produksi 300 liter per detik dengan sasaran sekitar 32 ribu pelanggan. Wilayah pelayanan yang direncanakan meliputi Sungai Rengas, Rengas Kapuas, Pal IX, kawasan Sungai Kakap, hingga Parit Wak Gatak.

“B2B ini akan membangun 300 liter per detik yang akan memberikan layanan kepada pelanggan sekitar 32 ribu pelanggan yang berada di Kecamatan Sungai Kakap, mulai dari Rengas, Rengas Kapuas, Pal IX, Kakap, sampai di titik terakhir nanti di Parit Wak Gatak,” papar Hermawan.

Ia menambahkan, Perumdam Tirta Raya bersama calon mitra investasi tengah mematangkan studi kelaikan atau feasibility study (FS) agar proyek tersebut memenuhi persyaratan teknis dan finansial. Setelah tahapan persiapan selesai, proses pelelangan ditargetkan dapat dimulai pada bulan berikutnya. Harmawan juga mengungkapkan rencana pengembangan sambungan pelanggan secara bertahap. Di tahap awal, pembangunan infrastruktur beserta lima ribu sambungan pelanggan di kawasan Sungai Rengas dan Rengas Kapuas ditargetkan pada 2027.

“Mudah-mudahan bulan depan sudah bisa kita lelang. Perkiraan kita di bulan September 2027 infrastrukturnya sudah terbangun plus sambungan lima ribu di Rengas dan Rengas Kapuas,” sebutnya.

Adapun pengembangan sambungan di kawasan Pal IX hingga Jalan Perdamaian direncanakan berlanjut pada 2028 dan 2029. Jadwal tersebut masih bergantung pada tahapan persiapan, proses pengadaan, dan pelaksanaan proyek.

Sementara itu, pimpinan PT Rafa Karya Indonesia Titi Khoiriah menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan DPRD terhadap penjajakan investasi tersebut. Menurut dia, dukungan berbagai pihak menjadi modal penting untuk menyiapkan kerja sama yang transparan dan berorientasi pada manfaat publik. Titi yang merupakan Direktur Utama Tiga Delapan Pesona Group selaku perusahaan induk PT Rafa Karya Indonesia menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan investasi dengan mengedepankan prinsip good corporate governance (GCG).

“Prosesnya harus kita laksanakan dengan transparan, akuntabel, responsibility, independen, dan fairness. Insyaallah investasi ini bisa terealisasi dengan baik, efektif, dan optimal, yang tentunya akan memberikan manfaat pelayanan air bersih untuk masyarakat Kubu Raya,” tandasnya.

Ikuti GOOGLE NEWS atau Join Channel TELEGRAM

Pos terkait