KALBAR SATU ID – Di ujung barat Pulau Kalimantan, tepatnya di kawasan perbatasan Temajuk, Sambas, Kalimantan Barat, semangat kolaborasi dan penguatan kinerja kembali digaungkan melalui kegiatan Capacity Building Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam. Mengusung tema “Bimas Islam Bergerak Bersama Asta Protas”, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan langkah dan visi seluruh jajaran Bimas Islam.
Kehadiran Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Prov. Kalbar, Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I memberikan energi tersendiri bagi seluruh peserta. Dalam arahannya, Kakanwil menegaskan pentingnya membangun soliditas, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat integritas aparatur Bimas Islam dalam menghadapi tantangan pelayanan keagamaan di tengah masyarakat yang semakin dinamis.
“Bimas Islam harus hadir sebagai penggerak utama dalam membina umat, memperkuat moderasi beragama, serta memastikan layanan keagamaan berjalan optimal hingga ke wilayah perbatasan,” ujar Muhajirin Yanis, M.Pd.I dengan penuh semangat.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang peningkatan kapasitas, tetapi juga ruang refleksi dan konsolidasi bagi para peserta untuk menyelaraskan program kerja dengan Asta Protas (Delapan Program Prioritas) Kementerian Agama. Maka saya mengimbau kepada seluruh peserta untuk aktif selama kegiatan, baik saat diskusi interaktif, pembekalan materi, serta sesi penguatan tim menjadi bagian penting dalam membangun sinergi yang berkelanjutan,” harap Muhajirin Yanis di hadapan pesrrta kegiatan sebanyak 143 orang.
Temajuk, yang dikenal sebagai “ekor Borneo”, menjadi saksi bagaimana semangat pengabdian tidak mengenal batas geografis. Dari wilayah perbatasan ini, pesan kuat digaungkan: Bimas Islam siap bergerak bersama, menjangkau seluruh lapisan masyarakat, dan menjadi garda terdepan dalam pelayanan dan pembinaan keagamaan.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang diperkuat, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan langkah-langkah nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkokoh peran Bimas Islam sebagai pilar penting dalam pembangunan kehidupan beragama di Indonesia.

