KALBAR SATU ID – Kehadiran Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Muhajirin Yanis, dalam Rapat Persiapan Pemberangkatan Jemaah Calon Haji Tahun 1447 H/2026 M di Aula Jabal Rahmah Asrama Haji Pontianak, Kamis (30/4/2026), menjadi penguat sinergi lintas kelembagaan sekaligus penyemangat bagi seluruh panitia.
Dalam suasana penuh kekeluargaan dan tanggung jawab, Muhajirin menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kemenhaj Kalbar yang tetap melibatkan ASN Kanwil Kemenag Kalbar dalam kepanitiaan penyelenggaraan haji tahun ini. Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan wujud nyata kebersamaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah, meskipun secara kelembagaan telah terjadi perubahan sistem penyelenggaraan haji mulai tahun 2026.
Ia menjelaskan bahwa kini penyelenggaraan ibadah haji berada di bawah Kementerian Haji (Kemenhaj), sementara Kementerian Agama tetap memberikan dukungan melalui sinergi sumber daya manusia. “Ini adalah bentuk adaptasi yang harus kita jalani bersama dengan tetap mengedepankan semangat pelayanan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Muhajirin menyoroti kebijakan penetapan kuota jemaah berdasarkan masa tunggu pendaftaran yang dinilai lebih adil dan transparan. Meski berdampak pada penurunan jumlah kuota Kalimantan Barat menjadi 1.844 jemaah, ia mengajak semua pihak untuk melihatnya sebagai bagian dari upaya pembenahan sistem yang lebih baik ke depan.
Dalam arahannya, Muhajirin memberikan perhatian khusus terhadap jemaah asal Kota Pontianak yang mendominasi jumlah keberangkatan. Ia menekankan pentingnya penentuan titik kumpul yang jelas sebelum menuju Asrama Haji, guna menghindari kepadatan dan memastikan kelancaran proses awal pemberangkatan.
Tak hanya itu, ia juga mengingatkan seluruh panitia untuk tetap fokus, bijak, dan responsif terhadap berbagai kemungkinan yang terjadi di lapangan. Kepada para pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), Muhajirin berpesan agar tidak menambahkan kegiatan di luar program resmi Kemenhaj, demi menjaga ketertiban dan kenyamanan jemaah.
Menutup sambutannya, Muhajirin memanjatkan doa agar seluruh jemaah, panitia, dan petugas senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas dan ibadah. Kehadirannya tidak hanya sebagai bentuk dukungan, tetapi juga sebagai energi moral yang menguatkan komitmen bersama dalam mewujudkan pelayanan haji yang lebih baik, profesional, dan penuh keberkahan.

