Tips Menghilangkan Bekas Luka dengan Suntikan Filler Dermal untuk Kulit Lebih Halus

Suntikan filler dermal, -FOTO/Freepik.

KALBAR SATU ID, TIPS – Bekas luka yang cekung sering kali membuat permukaan kulit tampak tidak rata dan dapat mengurangi rasa percaya diri.

Kondisi ini umumnya muncul akibat jerawat, cacar, atau cedera tertentu yang menyebabkan hilangnya jaringan kulit. Salah satu pilihan perawatan medis yang dapat membantu memperbaiki tampilan bekas luka jenis ini adalah suntikan filler dermal. Prosedur ini dilakukan oleh dokter untuk mengangkat area bekas luka yang cekung sehingga permukaan kulit terlihat lebih rata.

Bacaan Lainnya

Suntikan filler dermal bekerja dengan menyuntikkan bahan khusus ke bawah permukaan kulit. Bahan yang paling sering digunakan adalah asam hialuronat (hyaluronic acid), yaitu zat yang secara alami juga terdapat di dalam tubuh. Filler membantu mengisi bagian kulit yang mengalami cekungan sehingga bekas luka menjadi kurang terlihat. Pada beberapa kasus, dokter juga dapat menggunakan jenis filler lain sesuai kondisi kulit dan kebutuhan pasien.

Sebelum menjalani prosedur, dokter akan melakukan pemeriksaan untuk menentukan jenis bekas luka, kondisi kulit, serta riwayat kesehatan pasien. Tidak semua bekas luka cocok ditangani dengan filler dermal. Terapi ini umumnya lebih efektif untuk bekas luka yang cekung, sedangkan bekas luka yang menonjol seperti keloid biasanya memerlukan metode penanganan yang berbeda.

Perlu dipahami bahwa hasil suntikan filler tidak bersifat permanen. Seiring waktu, bahan filler akan diserap secara alami oleh tubuh sehingga sebagian pasien memerlukan tindakan ulang untuk mempertahankan hasilnya. Lama bertahannya filler dapat berbeda-beda, tergantung jenis bahan yang digunakan dan respons tubuh masing-masing.

Setelah prosedur selesai, area suntikan mungkin mengalami kemerahan, bengkak ringan, atau memar dalam beberapa hari pertama. Kondisi tersebut umumnya bersifat sementara. Ikuti semua petunjuk dokter, termasuk menghindari menyentuh area suntikan secara berlebihan, membatasi aktivitas berat untuk sementara waktu, dan melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, suntikan filler dermal sering dipadukan dengan perawatan lain, seperti terapi laser, microneedling, atau subcision, sesuai rekomendasi dokter. Kombinasi terapi dapat membantu memperbaiki tekstur kulit secara lebih menyeluruh.

Suntikan filler dermal merupakan salah satu solusi medis yang dapat membantu menyamarkan bekas luka cekung dan membuat permukaan kulit tampak lebih rata. Agar hasilnya aman dan sesuai harapan, prosedur ini sebaiknya dilakukan oleh dokter yang berpengalaman setelah melalui pemeriksaan menyeluruh. Dengan penanganan yang tepat, tampilan bekas luka dapat membaik sehingga kulit terlihat lebih halus dan kepercayaan diri pun meningkat.

Ikuti GOOGLE NEWS atau Join Channel TELEGRAM

Pos terkait