Tips Menghilangkan Karang Gigi dengan Mengunyah Biji Wijen Secara Alami

Ilustrasi biji wijen, -FOTO/Freepik.

KALBAR SATU ID, TIPS – Karang gigi terbentuk ketika plak yang menempel pada permukaan gigi mengeras dan tidak dibersihkan dengan baik.

Kondisi ini dapat membuat gigi tampak kekuningan serta meningkatkan risiko masalah pada gusi. Salah satu cara alami yang sering dibahas untuk membantu menjaga kebersihan gigi adalah mengunyah biji wijen. Meski demikian, metode ini sebaiknya dipahami sebagai kebiasaan tambahan dan bukan pengganti perawatan gigi.

Bacaan Lainnya

Biji wijen memiliki tekstur kecil dan cukup keras sehingga proses mengunyahnya dapat memberikan efek mekanis ringan pada permukaan gigi. Beberapa orang menggunakan metode ini sebagai bagian dari perawatan tradisional untuk membantu mengurangi sisa makanan dan plak. Namun, belum ada bukti kuat bahwa mengunyah biji wijen dapat menghilangkan karang gigi yang sudah mengeras.

Jika ingin mencoba, gunakan biji wijen yang bersih dan berkualitas baik. Kunyah dalam jumlah secukupnya selama beberapa saat, kemudian buang atau telan sesuai kebiasaan makan. Jangan mengunyah dengan tekanan berlebihan, terutama jika gigi sedang sakit, sensitif, memiliki tambalan, atau mengalami kerusakan.

Setelah mengunyah biji wijen, tetap bersihkan gigi menggunakan sikat berbulu lembut dan pasta gigi berfluoride. Menyikat gigi dua kali sehari merupakan langkah penting untuk menghilangkan plak sebelum mengeras menjadi karang gigi. Bersihkan pula sela-sela gigi menggunakan benang gigi agar sisa makanan tidak menumpuk.

Konsumsi biji wijen juga perlu memperhatikan kondisi gigi. Biji yang terselip di antara gigi dapat menjadi sisa makanan apabila tidak dibersihkan dengan baik. Karena itu, berkumur dengan air putih setelah makan dapat membantu membersihkan rongga mulut.

Perlu diketahui bahwa karang gigi yang telah mengeras tidak dapat dihilangkan secara efektif hanya dengan mengunyah biji wijen. Pembersihan karang gigi membutuhkan prosedur scaling oleh dokter gigi. Hindari mengikis karang gigi menggunakan benda tajam karena dapat menyebabkan luka pada gusi dan merusak permukaan gigi.

Jika karang gigi disertai gusi bengkak, mudah berdarah, nyeri, atau bau mulut yang menetap, segera lakukan pemeriksaan. Menjaga kebersihan mulut dan melakukan scaling secara berkala tetap menjadi langkah utama untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi.

Ikuti GOOGLE NEWS atau Join Channel TELEGRAM

Pos terkait