Dua Siswa MAN 1 Pontianak Raih Tiket Kompetisi Roket Air Internasional di Kuala Lumpur

Dua Siswa MAN 1 Pontianak Raih Tiket Kompetisi Roket Air Internasional di Kuala Lumpur
Dua Siswa MAN 1 Pontianak Raih Tiket Kompetisi Roket Air Internasional di Kuala Lumpur Foto/istimewa.

KALBAR SATU ID – Memasuki semester ganjil tepatnya tanggal 7-8 Agustus 2026 MAN (Madrasah Aliyah Negeri) 1 Pontianak Kembali Menorehkan Prestasi Nasional dalam bidang kompetisi roket air nasional (KRAN). Diikuti 8 Provinsi SE Indonesia dan Kalimantan Barat Menjadi Satu2nya Provinsi di Kalimantan yang Ikuti Kompetisi Nasional dengan Tiket Menuju Internasional. Sedikitnya 100-an Peserta Hadir dengan Karya Masing2.

Didampingi oleh Kepala MAN 1 Pontianak, Sholihin Hz, guru pelatih Aryoli dan tiga murid Man 1 Pontianak masing masing Muhammad Khalid Fahad, Rizki Ramadan dan Qanit Akram mengikuti kompetisi yang diadakan oleh Labiaba Indonesia (Langit Biru Anak Bangsa).

Bacaan Lainnya

Kompetisi nasional dilaksanakan di Lapangan VEDC (PPPTK VEDC) Kota Malang, Jawa Timur, yang diikuti oleh para pelajar dari berbagai daerah di Indonesia untuk menguji kreativitas dan kemampuan sains di bidang aerodinamika air.

Baca juga: MAN 1 Pontianak Matangkan Persiapan, Bidik Predikat Sekolah Adiwiyata Provinsi Kalbar 2026

Konsep Dasar Roket Air Menggunakan air dan udara bertekanan sebagai tenaga dorong. Memanfaatkan botol plastik bekas sebagai badan utama roket. Menerapkan prinsip hukum fisika Newton serta mekanika fluida.

Kompetisi Roket Air Nasional (KRAN) 2026 di Malang Ajang skala nasional ini juga didukung secara resmi oleh beberapa mitra strategis, antara lain PSN (Pasifik Satelit Nusantara); XL Axiata (XL Smart); Emina Cosmetics.

Hasil kompetisi dan peluncuran roket dilapangan menempatkan dua murid MAN 1 Pontianak masing masing Khalid Fahad dan Rizki Ramadan mendapatkan tiket untuk berangkat ke Kuala Lumpur pada Oktober 2026 yad.

Kepala Man 1 Pontianak saat menyaksikan langsung pengumuman juara mengucapkan, terimakasih dan bangga atas prestasi man 1 Pontianak

“Terimakasih atas dukungan keluarga besar man 1 Pontianak dan kementerian agama serta doa masyarakat Kalimantan Barat sehingga man 1 menjadi satu satunya madrasah di kota Pontianak yang lolos tingkat internasional.,” Ujar kepala MAN 1 yang juga sekretaris umum PW IPiM Kalbar.

Ikuti GOOGLE NEWS atau Join Channel TELEGRAM

Pos terkait